Home / Nasional

Sabtu, 31 Juli 2021 - 11:51 WIB

11 Aktivis Berjalan Kaki Ribuan Kilo Meter Untuk Bertemu Presiden RI, Togu Simorangkir: Ditolak Istana.”

Jakarta, Indonesia Hari Ini. Com – Aktivis yang di bentuk dalam TIM (Tulus Ikhlas Militan) antara lain:Togu Simorangkir, Anita Marta Hutagalung , Irwandi Sirait dan bersama delapan orang pendamping, yang berjumlah 11 orang, melakukan perjalan terpanjang dalam sejarah Indonesia yang tercatat, menelusuri Jalan sepanjang 1760 km dari Toba(Tano Batak) dengan jalan kaki selama 44 hari menemui Presiden Joko Widodo di Jakarta.

Expedisi di mulai sejak tanggal 14 Juni 2021, dalam kisah para aktivis dalam perjalanan banyak rintangan yang mereka lalui. Di katakan, tidak ada rasa khawatir justru sebaliknya memiliki rasa optimisme.

Untuk yang pertama kalinya sepanjang sejarah perjuangan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ( AMAN ) Tano Batak. Sepertinya belum pernah ada peristiwa atau kejadian di manapun berjalan kaki menempuh ribuan kilometer memperjuangkan keadilan melalui aksi damai bertemu Presiden agar menutup PT.TPL ( Toba Pulp Lestari ) yang dahulu namanya PT.Indorayon.

Baca Juga  Jabatan Kepala Desa di Kabupaten Wonosobo diperpanjang dan dikukuhkan : Ucapan Terima Kasih dan Harapan Kepala Desa untuk Masa Depan

Menurut Aktivis AMAN, masyarakat adat Nusantara sudah berdarah-darah untuk mempertahankan tanah leluhurnya yang didiami berpuluh puluh tahun. Justru kehadiran PT.TPL bukannya membawa kemakmuran untuk masyarakat, justru sebaliknya menyengsarakan dengan melakukan pengrusakan alam, dengan alat berat (Buldoser) ke sawah pertanian warga untuk menguasai tanah mereka.

Dalam konfrensi Pers nya Jumat 30 Juli 2021 secara live, Abdon nababan’ Wakil ketua dewan Aman Nasional mengatakan,” kalau perjuangan ini sebenarnya sudah sejak lama (35 tahun) yang lalu, Ketika itu masih dengan nama PT. Indo Rayon berganti menjadi PT.Toba Pulp Lestari.( PT.TPL)yang dikenal saat ini.

Baca Juga  Babak Baru Pemindahan IKN)ke Kalimantan Timur.

“Sebagai Penghormatan ada beberapa organisasi Kemasyarakatan Nasional yang saya catat kata dia, seperti WALHI, KPA, Green Peace Indonesia, YLBHN, Rainforest Action Network dan lainnya. Gerakan Nasional pecinta Danau Toba yang diketuai Maruap Siahaan yang 35 tahun lalu sudah ikut serta memperjuangkan hal ini, sampai akhirnya PT. Indorayon ditutup pada masa Pemerintahan Gusdur Namun kemudian ganti Nama menjadi PT. TPL. Serta yang mewakili Perantau dari Bonapasogit yang berada di Jakarta, guna menghadiri Konsfrensi Pers untuk turut serta mendukung dan menyuarakan tutup PT. TPL karena menyengsarakan rakyat Toba,” terang Abdon Nababan.

Ditambahkan Abdo Nababan. “Saya memberitahu bahwa Bonapasogit saya di Samosir tapi kelahiran saya di Sidikkalang desa Bakal Julu. saya ini juga wong deso sekampung dengan Fery Sihombing salah seorang peserta tim 11. Sebetulnya sudah tau kalo rombongan berangkat 14 Juni 2021.

Baca Juga  Seorang Warga Desa Mohili Berua Kec. Boto Muzoi - Kab. Nias Ditemukan Tewas Di Sungai, Pihak Keluarga Curiga ???

“Tiba di Jakarta, saya sudah lebih dulu ada di sekretariat negara tanggal 27 Juli menanyakan apakah tim 11 sudah terdaftar dibuku tamu Sekneg yang akan menemui Presiden Jokowi.
Ternyata belum terdaftar dan mereka dicegat petugas di Jakarta Selatan. Pertanyaan, Jika Pak Jokowi tidak mengabulkan tutup PT.TPL karena dianggap PT.TPL itu merupakan sumber devisa negara , apakah Langkah tim 11 selanjutnya?” Cetus Abdon.

Delima salah satu aktivis TIM 11 menjawab, kalau mereka akan tetap tinggal di Jakarta. “Kita akan tetap tinggal di Jakarta sampai Presiden Jokowi menerima kami,” ujarnya.( S.manahan/Ring-o)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tim H2O Racing Puji Venue Aquabike Jetski Danau Toba 2023 

Budaya

Serah Terima Kunci dan Isi Perabot Rumah, Hangatkan Hati Ibu Nanih Dalam Program Bedah Rumah

Daerah

Pemkab Humbahas Membuka Resmi BimtekE-Kinerja BKN Dan peningkatan IP ASN

Nasional

Wakil Ketua MPR RI, AhmadBasarah Ajak GM FKPPI Perkuat Benteng Pancasila Hadapi Era Metaverse

Daerah

Pemkab Humbahas Menetapkan Golden Time Pencarian korban Hilang Dibaktiraja

Daerah

Ketua Kompolnas Kunjungi Ruang Investigative Interviewing Polres Wonosobo yang Dapat Menjadi Rujukan Seluruh Polres di Indonesia

Daerah

Kapolres Nias Kunjungi Pos Pengamanan Hari Raya Idul Fitri di Wilayah Hukum Polres Nias

Cirebon

Kapolresta Cirebon Pimpin Pengecekan Polsek Pabuaran dan Polsek Waled

Contact Us