IDN Hari Ini, Kudus- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) menyelenggarakan Seminar Nasional Content Marketing: Membangun Branding Pertanian Lewat Content.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Hj. Hindun Anisah, M.A. sebagai dan dihadiri oleh Rektor Universitas Muria Kudus, Prof. Dr. Ir. Darsono, S.P., M.Si., Wakil Rektor I, Dekan Fakultas Pertanian, serta jajaran pimpinan universitas.
Dalam keynote speech-nya, Dr. Hindun Anisah menekankan pentingnya digital marketing sebagai strategi memperkuat branding dan meningkatkan daya saing pertanian.
Pemanfaatan konten digital dinilai mampu memperluas jangkauan promosi produk pertanian sekaligus menarik minat generasi muda untuk terlibat dalam pembangunan sektor pertanian.
Ia turut menyoroti pentingnya keberadaan Duta Pertanian sebagai penggerak promosi dan pengenalan pertanian kepada masyarakat.
Selain itu, Dr. Hindun menyoroti pentingnya Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai bagian dari upaya menjaga kesinambungan arah pembangunan nasional.
Keberadaan roadmap dan blueprint yang jelas diperlukan agar program pemerintah pusat dan daerah berjalan selaras.
Ia turut mendorong partisipasi masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi dan masukan terkait PPHN melalui kanal resmi MPR RI, termasuk layanan e-Aspirasi Konsultasi.
Rektor Universitas Muria Kudus, Prof. Dr. Ir. Darsono, S.P., M.Si., menyampaikan dukungan terhadap berbagai upaya akselerasi kemajuan Universitas Muria Kudus melalui penguatan kolaborasi, inovasi, dan kontribusi mahasiswa.
Dukungan tersebut menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk melalui penguatan kapasitas digital dan pengembangan sektor pertanian.
Sinergi antara pimpinan universitas, organisasi mahasiswa, dan berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu memperluas kontribusi UMK dalam menjawab tantangan pembangunan.
Melalui kegiatan ini, BEM Universitas Muria Kudus menegaskan komitmennya untuk mendorong peran mahasiswa sebagai penggerak inovasi, penguatan branding pertanian, dan penyampai aspirasi bagi pembangunan yang berkelanjutan.
Kolaborasi bersama HIMAGRI menjadi langkah untuk menghubungkan pengembangan kapasitas mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat dan kemajuan pertanian Indonesia. (Sugito)










