Home / Tangerang Raya

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 11:27 WIB

 Ahli Waris “Ancam” Akan Aksi Di Kantor BPN Kota Tangerang.

Setelah bertahun ditunggu oleh pihak ahli waris pemilik lahan yang terkena pembebasan JORR Kunciran-Batu ceper di daerah kunciran-kota Tangerang dan kasus Konyinasi Run Way III Bandara Soekarno -Hatta, karena tidak ada  kepastian hukum yang di berikan oleh pihak BPN, ahli waris bersama element masyarakat “ancam” akan melakukan aksi di gedung BPN dan PN kota Tangerang dalam waktu dekat ini.

Aksi demo akan dilakukan, bentuk protes atas kekecewaan oleh pihak ahli waris kepada pelayanan BPN, kata ‘Jacksany’ team kuasa hukum ahli waris(Alm)BIRU SENA baru baru ini, saat menyampaikan keterangan pers di ruang kerjanya.  Menurut kuasa hukum ahli waris Jacksany’, Pihak nya menjadi Korban kejahatan aksi Mafia Tanah, dan di duga ada keterlibatan oknum pejabat di tubuh BPN Kota Tangerang.

baca juga: https://indonesiahariini.com/mafia-tanah-menggila-di-tangerang-mahfud-md-tidak-sedikit-oknum-di-pengadilan-juga-terlibat/

Masalah sengketa tanah tersebut sepertinya menjadi rumit, diduga akibat ulah mafia tanah dan di duga oknum pejabat BPN ikut berkolaborasi atau terlibat. Hingga saat ini sedang berproses di pengadilan kota Tangerang dan belum ada kepastian hukum, bahkan salah satu Ahli waris sampai meninggal dunia tidak bisa menerima haknya.

Baca Juga  PT PLN Sepatan Kab. Tangerang Tolak Bertemu LSM da Jurnalis

Dijelaskan oleh Kuasa hukum Ahli waris (Alm) Biru Sena,” ada pihak yang melakukan klaim di lahan  milik kliennya, yang terletak di Kunciran Kota Tangerang, dengan berdasarkan AJB. No. 1280/2006. C 798 Atas Nama, Agus Elia Darius terhadap tanah bidang No.116. atas nama BIRUSENA Nomor: C 864 Persil 42. S.II. Persil 42. S. III.  anehnya, pihak BPN Langsung menanggapi.

Padahal, objek sengketa atau yang diklaim, ternyata salah bidang. Dan tanpa melalui proses penyesuaian atau pemeriksaan oleh Team pembebasan Jalan Tol yang telah dibentuk.

Sedangkan tanah bidang No. 116. Atas nama Biru Sena atas dasar  identifikasi, baik terhadap obyek bidang maupun subyek hukum oleh Team pembebasan Jalan Tol  CBK. Seharusnya dari pihak BPN – Kota Tangerang menolak adanya Klaim tersebut karena berdasarkan UU No. 2 Tahun  2012, sudah cukup jelas diatur dalam tata cara melakukan pengklaiman terhadap bidang tanah yang telah ditetapkan oleh Team panitia pembebasan.

Baca Juga  Kapolres Sampaikan Amanat Kapolda Metro Jaya: Jangan Ada Pungli, Ikhlas, Nikmati dan Syukuri Jadi Polisi

“Rawannya tindak kejahatan Mafia tanah yang bekerjasama dengan oknum pejabat BPN sangat meresahkan masyarakat atau ahli waris. Mereka dengan sengaja melakukan modus ‘Klaim’ dan oknum BPN menerima atau memfasilitasi klaim dari mafia tanah itu. Iya untuk merampas uang ganti rugi,” kata Jacksany’. (22\10\2021)

Dari proses yang ditempuh oleh mafia tanah tersebut, menurut Jacksany’, selalu menggiring permasalahan klaim untuk berakhir damai di Pengadilan. Terbukti, salah satu kasus yang saat ini sedang dilaporkan di polres metro Tangerang kota. Yaitu’ salinan putusan Akte perdamaian No.85\Pdt G\2020.PN Tangerang, antara Hendrik Candra Wiranto melakukan klaim dengan alas hak AJB No.208\kosambi\2021. padahal AJB tersebut(208) tidak tercatat dan tidak terdaftar di PPAT Kecamatan Kosambi Kabupaten Tangerang Banten.

Baca Juga  Korban Kebakaran Lapas Kelas satu Kota Tangerang 41 Meninggal.

“Sudah kita laporkan ke polres Metro kota Tangerang, dengan nomor polisi LP\B\677\VI\2021 dengan Pasal 263 KUHP\264 KUHP.  Jadi demi keadilan,  semua keturunan ahli waris dan pemilik tanah dan organisasi masyarakat akan mengadakan aksi waktu dekat ini, apabila pihak BPN tidak memberikan solusi. Semoga nanti menjadi momen bersejarah perjuangan masyarakat untuk memberantas mafia tanah khususnya di kota Tangerang,” ucap Jacksany’ mengakhiri siaran pers nya.

Sementara itu, hingga berita ini dimuat belum ada penjelasan dari pihak terkait seperti yang disampaikan oleh kuasa hukum ahli waris, yakni pihak BPN, serta Polres Metro kota Tangerang. Informasi terakhir sekitar satu bulan yang lalu, dari unit penyidik Harda polres metro kota Tangerang, kalau proses  penyeledikan sedang berjalan dan untuk keterangan lebih lanjut, disarankan supaya awak media mengkonfirmasi langsung ke Bagian Humas.

Share :

Baca Juga

Banten

Konser HITC di PIK 2 Berlangsung Sukses, Kapolrestro Tangerang Kota Beri Apresiasi

Tangerang Raya

Kabupaten Tangerang Jadi “ Hutan Tower” Bupati Tutup Mata ?

Tangerang Raya

CV. YUNDRA MANDIRI Mau Untung Besar Pemasangan Batu Kali/Turap Tumpang Tindih Pondasi  Anggaran Rp 5 M

Tangerang Raya

Angka Kematian Tinggi, Satgasda Covid-19 DPRD Kota Tangerang Berikan Bantuan Kantong Jenazah.

Tangerang Raya

Pastikan Keamanan di PT PLN UPP JBB 1 Lontar Extension, Ditpamobvit Polda Banten Lakukan Pemeriksaan

Banten

Gedung Olah Raga (GOR) Dimyati Kota Tangerang Bisa Disewakan Untuk Kegiatan Peribadatan

Banten

Atlet Berprestasi Tidak Lolos PPDB Banten 2022, KNPI Desak Pj Gubernur Pecat Kepsek dan Copot Kadindikbud

Tangerang Raya

Anggota DPR RI Ananta Apresiasi Langkah BUMN Sebagai Lokomotif Ekonomi

Contact Us