Home / Metropolitan

Sabtu, 18 September 2021 - 23:40 WIB

Demokrasi Dinilai Berjalan baik di Bawah Kepemimpinan Presiden Jokowi

Saya membuktikan di kepemimpinan Presiden Jokowi kebebasan berpendapat terjamin

Jakarta IDN Hari Ini- Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Dr Emrus Sihombing menilai demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Apakah Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin negara kita sudah mewujudkan demokrasi? Menurut saya sudah,” kata Emrus saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.


Pada kepemimpinan Presiden Joko Widodo, kata dia, masyarakat bebas berpendapat, mengkritik pemerintah, dan pemerintah juga memberikan kebebasan untuk itu, tidak bersikap otoriter.

Emrus mengaku kerap mengkritik pemerintah, seperti soal komunikasi pemerintah mengenai COVID-19, bahkan ia juga meminta menteri mundur.

“Tidak ada itu tekanan terhadap saya karena mengkritik pemerintah. Jadi, saya membuktikan di kepemimpinan Presiden Jokowi kebebasan berpendapat terjamin,” katanya.

Menurut dia, jika ada kelompok yang mengatakan pemerintah anti kritik hanya karena mural maka hal itu perlu dipertanyakan.

Ia lantas menyebut mural yang bertuliskan “kami lapar”. Menurut dia, mural itu bukanlah bentuk dari kritik, melainkan lebih kepada menimbulkan manipulasi persepsi publik.

“Kritik itu haruslah disertai data, fakta, bukti, dan argumentasi. Kalau seperti mural atau spanduk dengan slogan seperti ‘kami lapar’ itu data, fakta, bukti, dan argumentasi tidak ada. Kalau ada datanya maka pemerintah kan jadi bisa menjangkaunya,” kata dia.

Tolok ukur lainnya tentang demokrasi berjalan dengan baik di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, lanjut dia, yakni dengan keberhasilan menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilu Presiden dan Legislatif 2019, serta dalam Pilkada 2020.

Bahkan menurut Emrus, Pilkada 2020 berhasil digelar dalam kondisi pandemi COVID-19. Kemudian, lanjut dia, pesta demokrasi sampai di tingkat pemilihan kepala desa pun berhasil digelar dengan baik.

Menurut Emrus, kalaupun ada yang kurang maka hal itu wajar saja karena memang tidak ada yang sempurna dalam pembangunan.

“Pembangunan demokrasi juga pasti ada kekurangan di sana-sini karena bangsa ini kita bangun bersama dengan distribution of power,” ujarnya.

Baca Juga  Tarif PCR dan Antigen Turun, Penumpang di Bandara Bali Naik

Share :

Baca Juga

Metropolitan

Arief Poyuono : Penegak Harus Hukum Jerat Anies

Metropolitan

Kemenkumham Dinilai Berikan Remisi Berbasis UU

Metropolitan

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Dikeroyok Massa Pendukung Rizik Hingga Terjatuh

Metropolitan

Direktur Urusan Agama Ditjen Bimas Kristen Dan Pembimas Kristen Banten Klarifikasi Tuduhan Fredy Butar Butar Atas Seleksi Non PNS Banten

Metropolitan

Kordinasi dengan Pejabat, Bangunan Tanpa PBG Bertebaran di Kota Administrasi Jakarta Barat

Metropolitan

Peringati Hari Pangan Sedunia, Wilayah Yohanes I Paroki Santo Servatius Kampung Sawah Bekasi, Selenggarakan Webinar

Metropolitan

Anies Sejatinya Allokasikan APBD Tingkatkan UMP Jakarta

Metropolitan

Menko Marives Umumkan PPKM Jabodetabek Jadi Level 3

Contact Us