Home / Metropolitan

Rabu, 14 Juli 2021 - 07:10 WIB

Dr Lois Penyebar Berita Bohong Ahirnya Dilepas

Jakarta Suararepublik.news – Pernyataan tersebut disampaikan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Slamet Uliandi

Ada sejumlah hal yang menjadi dasar pertimbangan hingga akhirnya diputuskan tidak dilakukan penahanan terhadap dr Lois.

Pertimbangan itu di antaranya penyidik berkesimpulan dr Lois tidak akan mengulangi perbuatannya dan tidak akan menghilangkan barang bukti.

Seluruh barang bukti sudah dikantongi oleh polisi. Selain itu, dr Lois tidak akan melarikan diri.

“Oleh karena itu, saya memutuskan untuk tidak menahan yang bersangkutan, hal ini juga sesuai dengan konsep Polri menuju Presisi yang berkeadilan,” kata Brigjen Slamet, yang akrab disapa Ulin.

Adapun hoax yang dr Lois sebar tidak main-main. Dia menyebarkannya melalui 3 platform media sosial.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan hoax yang disebarkan dr Lois dapat menimbulkan keonaran di masyarakat serta menghalangi penanggulangan pandemi Corona.

Salah satu hoax dr Lois yang disinggung polisi adalah mengenai pasien Corona meninggal.

“Jadi di antaranya, postingannya adalah korban yang selama ini meninggal akibat COVID-19 adalah bukan karena COVID-19, melainkan diakibatkan oleh interaksi antarobat dan pemberian obat dalam 6 macam,” kata Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri yang disiarkan melalui YouTube, Senin (12/7/2021).

Baca Juga  Dramatis Jemput Paksa Fatia KontraS & Haris Azhar

Diketahui pernyataan kontroversi dr Lois Owien ‘tidak percaya COVID’di media sosial, membuat heboh publik.

Selain itu, dalam talkshow yang dibawakan oleh pengacara kondang, Hotman Paris, dia secara terang-terangan menyatakan tidak mempercayai adanya virus Corona.

Dalam acara Hotman Paris Show, yang disiarkan pada 8 Juli 2021, dokter Lois diundang sebagai bintang tamu.

Hotman Paris dalam acara itu kemudian mempertanyakan alasan dr Lois tidak percaya Corona.

Adapun hoax yang dr Lois sebar tidak main-main. Dia menyebarkannya melalui 3 platform media sosial.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan hoax yang disebarkan dr Lois dapat menimbulkan keonaran di masyarakat serta menghalangi penanggulangan pandemi Corona.

Salah satu hoax dr Lois yang disinggung polisi adalah mengenai pasien Corona meninggal.

“Jadi di antaranya, postingannya adalah korban yang selama ini meninggal akibat COVID-19 adalah bukan karena COVID-19, melainkan diakibatkan oleh interaksi antarobat dan pemberian obat dalam 6 macam,” kata Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri yang disiarkan melalui YouTube, Senin (12/7/2021).

Diketahui pernyataan kontroversi dr Lois Owien ‘tidak percaya COVID’di media sosial, membuat heboh publik.

Baca Juga  Menko Marives Umumkan PPKM Jabodetabek Jadi Level 3

Selain itu, dalam talkshow yang dibawakan oleh pengacara kondang, Hotman Paris, dia secara terang-terangan menyatakan tidak mempercayai adanya virus Corona.

Dalam acara Hotman Paris Show, yang disiarkan pada 8 Juli 2021, dokter Lois diundang sebagai bintang tamu.

Hotman Paris dalam acara itu kemudian mempertanyakan alasan dr Lois tidak percaya Corona.

Adapun hoax yang dr Lois sebar tidak main-main. Dia menyebarkannya melalui 3 platform media sosial.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan hoax yang disebarkan dr Lois dapat menimbulkan keonaran di masyarakat serta menghalangi penanggulangan pandemi Corona.

Salah satu hoax dr Lois yang disinggung polisi adalah mengenai pasien Corona meninggal.

“Jadi di antaranya, postingannya adalah korban yang selama ini meninggal akibat COVID-19 adalah bukan karena COVID-19, melainkan diakibatkan oleh interaksi antarobat dan pemberian obat dalam 6 macam,” kata Kombes Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di Mabes Polri yang disiarkan melalui YouTube, Senin (12/7/2021).

Diketahui pernyataan kontroversi dr Lois Owien ‘tidak percaya COVID’di media sosial, membuat heboh publik.

Selain itu, dalam talkshow yang dibawakan oleh pengacara kondang, Hotman Paris, dia secara terang-terangan menyatakan tidak mempercayai adanya virus Corona.

Baca Juga  Menkes Indonesia Segera Belajar 'Hidup Bersama'Pandemi Covid- 19

Dalam acara Hotman Paris Show, yang disiarkan pada 8 Juli 2021, dokter Lois diundang sebagai bintang tamu.

Hotman Paris dalam acara itu kemudian mempertanyakan alasan dr Lois tidak percaya Corona.

Selama acara tersebut, beberapa kali Hotman mendebat dan memotong pembicaraan dari Lois.

“Kalau tidak percaya, itu banyak (meninggal) sudah 50 ribu kenapa gitu? Yang sudah dikubur. Ibu sebagai dokter, itu kenapa?” tanya Hotman kepada Lois.

Lois berargumen kasus meninggalnya pasien ada di rumah sakit (RS).

Menurutnya, pasien yang meninggal bukan murni karena virus Corona, melainkan karena interaksi antarobat yang diterima si pasien.

“Interaksi antarobat. Interaksi antarobat. Jadi gini, makanya, kenapa katanya virus ini kalau menginfeksi pada orang komorbid akan parah…,” kata Lois.

“Pak, kalau misal buka data di rumah sakit, itu pemberian obat itu lebih dari 6 macam,” demikian salah satu pernyataan dr Lois dalam talkshow tersebut.

Polisi mengambil tindakan usai dr Lois membuat pernyataan kontroversi tersebut. Dokter Lois ditangkap pada Minggu (11/7/2021) di sebuah apartemen di Jakarta Selatan

( SRN )

Share :

Baca Juga

Metropolitan

Wartawan Indonesia Bersatu Grudug Gedung Dewan Pers, Begini Kronologinya

Metropolitan

Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Dikeroyok Massa Pendukung Rizik Hingga Terjatuh

Metropolitan

Urgensi Pengankatan Wamen Kemensos Sangat Tepat

Metropolitan

Warga Grogol Kecewa, Denah dan Lokasi Sertifikat Rumah yang Ditebitkan BPN Jakarta Barat, tidak Sesuai.

Metropolitan

Rekor! DKI Jakarta Catat 14.619 Kasus Covid-19 Sampai Hari Senin

Metropolitan

Kordinasi dengan Pejabat, Bangunan Tanpa PBG Bertebaran di Kota Administrasi Jakarta Barat

Metropolitan

Ini Aturan Main Polisi Hapus Data STNK Jika Telat Pajak 2 Tahun

Metropolitan

 Pinjol Ilegal di Cengkareng Ancam Keselamatan Warga

Contact Us