Home / Nasional

Senin, 16 Agustus 2021 - 21:19 WIB

Emrus: Presiden Tunjukkan Jati Diri Kenegarawanan Saat Pidato Kenegaraan

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR Tahun 2021 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2021).

Jadi betul-betul beliau adalah seorang negarawan di dalam pidato yang disampaikan barusan

Jakarta (ANTARA) – Pengamat komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan Dr. Emrus Sihombing menilai Presiden Joko Widodo menunjukkan sikap kenegarawanannya ketika menyampaikan pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI 2021.

Emrus Sihombing saat dihubungi, di Jakarta, Senin, melihat dari pidato tersebut dapat disimpulkan bahwa Presiden Jokowi mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan lainnya secara keseluruhan. “Jadi betul-betul beliau adalah seorang negarawan di dalam pidato yang disampaikan barusan,” kata Emrus.

Dia mengatakan jika merujuk aspek komunikasi politik, maka pesan-pesan yang disampaikan Presiden Jokowi lewat pidato merupakan pesan kebangsaan yang sifatnya sebagai kepentingan bangsa dan negara. “Kemudian kita lihat dari sudut simbol non-verbal, beliau menggunakan pakaian adat dari Suku Baduy,” ucap dia.



Penggunaan tersebut lanjut dirinya bukan kali pertama, Presiden Jokowi juga menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah pada peringatan HUT RI tahun-tahun sebelumnya. “Menunjukkan bahwa sebagai kepala negara, presiden, dan representasi dari rakyat, Presiden Joko Widodo telah memberikan teladan (kenegarawanan) bagi kita, kita bersatu dan bersama dalam Bhineka Tunggal Ika,” ujarnya.

Cara-cara Presiden Jokowi menggunakan pakaian adat menunjukkan kepada seluruh rakyat yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk terus bersatu dalam keberagaman dan kebersamaan walau Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, etnis dan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masing masing daerah. “Terkait lambang non-verbal yang ditunjukkan bapak Presiden Joko Widodo setiap 17 Agustus, ke depan hendaknya tidak sekadar hanya 17-an saja, kenapa tidak setiap bulan bahkan setiap hari (para pejabat pusat sampai daerah menjadi teladan) untuk membiasakan masyarakat dalam keberagaman,” tuturnya.( IDN )

Baca Juga  KORMI Banten Minta PJ Gubernur Evaluasi Kepsek SMAN Yang Tolak Siswa Berprestasi Dalam Bidang Olahraga

Share :

Baca Juga

Nasional

Wawancara Khusus Pewarna Indonesia Dengan Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, Bertahan Ditengah PPKM Darurat

Nasional

Prediksi Jepang vs Spanyol Piala Dunia 2022

Nasional

Menkominfo:  kolaborasi Antar Industri Pers Upaya Diversifikasi Produk Media,

Nasional

DPRD Kabupaten Tulungagung Rapat Paripurna Penyampaian Propemperda 2023 Dan Persetujuan Ranperda APBD 2023

Nasional

Wamen Agraria Surya Tjandra, Penyelesaian Konflik Agraria di Provinsi Sumatera Utara

Nasional

 Emrus Sihombing :  Korupsi Sudah Menjadi Abudaya di Indonesia

Nasional

Jokowi Resmikan Jalan “Bypass” Balige,9,8 KM di Kabupaten Toba

Nasional

Pengakuan Mengejutkan Megawati, Sudah Saya Laporkan ke Presiden

Contact Us