Home / Nasional

Rabu, 27 Oktober 2021 - 05:50 WIB

Emrus Sihombing : Jubir Presiden Pengganti Fadjroel Harus Berlatar Belakang Komunikasi dan Dekat Dengan Jokowi

Jakarta, IDN Hari Ini – Kursi Juru Bicara Presiden kini kosong setelah ditinggalkan Fadjroel Rachman yang dilantik menjadi Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, Senin (25/10/2021).

Pakar Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai, sosok yang pas untuk menjadi juru bicara Presiden pengganti Fadjroel Rachman harus memiliki latar belakang komunikasi.

Alasannya, kata Emrus, orang yang memahami konsep teori komunikasi dan etika komunikasi serta lebih profesional memang harus berlatarbelakang komunikasi.

Baca Juga  Emrus Sihombing:  Interupsi Anggota FPKS Diakhir Rapat Paripurna Kurang Tepat

“Coba bayangkan Jaksa Agung backgroundnya komunikasi bukan sarjana hukum, kacau kan. Nah hal yang sama jubir presiden harus S1-S2-S3 komunikasi. Karena dia menguasai konsep teori dan etika komunikasi,” kata Emrus saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (26/10/2021).

Selain itu, Emrus menekankan jubir Presiden jangan dari partai politik.

Karena, tugas jubir salah satunya yakni menjembatani kepentingan politik.

Baca Juga  Ditemukan Produk Mie Instan PT. Indofood CBP Merek “ POP MIE “ ,  Sebelum Masa Expired  Sudah Tidak Layak Dikonsumsi, Dimana BPOM ?

Sehingga, jika jubir Presiden dari partai politik maka akan bertindak atas dasar ekskusifitas politik.

“Jangan orang partai, harus orang yang bukan partai,” ucapnya.

Emrus menambahkan, bahwa jubir Presiden yang akan dipilih oleh Jokowi harus menjembatani, menyambungkan, menyatukan, dan mesinergikan kepentingan satu dan lain.

Termasuk, pemerimtah dengan rakyat, partai politik dan kepentingan ekonomi, hukum dan HAM.

“Kalau mau evaluasi, masa jabatan Fadjroel tidak produktif sebagai jubir presiden, nah supaya tidak terulang lagi idealnya tentu saya sarankan Komunikolog tadi,” ungkapnya.

Baca Juga  Syaiful Huda, Ketua Komisi X DPR Indonesia Jangan Dihadapkan Masalah Serius

Meski begitu, ia mengatakan bahwa tak kalah pentingnya jika jubir Presiden harus orang yang dekat dengan Presiden.

“Presiden harus nyaman dengan sosok tersebut. Dan siapapun jubir presiden idealnya jubir ini orang yang memiliki tingkat keterkenalan di ruang publik,” jelasnya. ( IDN )

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden Jokowi Lantik 17 Dubes Luar Biasa

Nasional

Komunikolog: PPKM Sulit Tidak Diperpanjang dan Bisa Jadi Diperpenjang Lagi

Nasional

Emrus: Apresiasi Program Polri Bidang Kesehatan. Ke Depan Butuh Fakultas Kedokteran?

Nasional

Seluruh Wilayah Berstatus PPKM Level 3 Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Nasional

Kontak Senjata Polri- TNI dengan   KKB Papua Komandan Operasi Tewas

Nasional

Togu Simorangkir : PT. TPL Tutup, Menyengsarakan Masyarakat Toba

Nasional

Jokowi Longgarkan Aturan PPKM Lanjutan

Nasional

Pemerintah Tiadakan Cuti Bersama Natal 2021

Contact Us