Home / Metropolitan

Kamis, 9 September 2021 - 18:30 WIB

Fakta Dibalik Sidang Yosaxina Dengan PT.Asuransi Reliance Di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Jakarta, IDN Hari Ini – Persidangan kasus dugaan tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara berlanjut.

Terdakwa Yosaxina Anggi Santoso dalam kasus ini di kuasakan oleh Kantor Hukum  Arbanigo Colia & Partners.

Hewi Ningsih Karetji dan  Albert Priyono hadir sebagai saksi untuk PT.Asuransi Reliance. Sedangkan Dr.Eva Achjani Zulfa, S.H., MH hadir sebagai saksi ahli untuk Yosaxina.

‌Dalam hal ini saksi ahli yang diajukan oleh kuasa hukum terdakwa di dalam persidangan mengatakan bahwa orang yang mengakses Informasi elektronik yang tidak berhak dan selanjutnya mengirimkan informasi elektronik yang dimaksud kepada orang lain yang juga tidak memiliki hak untuk menerima itu merupakan unsur yang harus dipenuhi dalam pasal 32 ayat 2 UU ITE tersebut. Namun faktanya terdakwa melakukan perbuatan yang kemudian didakwa oleh JPU dalam kapasitasanya sebagai orang yang berhak dan tidak pernah terbukti mengirimkan kembali kepada orang lain yang juga tidak berhak.

Baca Juga  Perjalanan Tulus Iklas Militan ( TIM ) 11 Dari Toba Hingga Jakarta Dengan Jalan Kaki Sejauh 1760 KM Selama 44 Hari

‌Terdakwa melakukan tindakan yang dimaksud untuk melakukan job desknya dan hal itu juga oleh karena diperintah atasannya . (28-07-21)

Baca Juga  Pemerintah Akan Gunakan Moderna Sebagai Vaksin Dosis Ketiga Bagi Tenaga Kesehatan

Dalam dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menduga Yosaxina sengaja tanpa hak memindahkan atau mentransfer informasi eletronik kepada sistem elektronik oranglain yang tidak berhak (pasal 32 ayat 2 jo 48 ayat 1 UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No.11 tahun 2008 tentang Informasi  Transaksi Elektronik).

Di dalam Pledoi, kuasa hukum terdakwa menerangkan bahwa tindakan yang dilakukan oleh terdakwa merupakan perintah jabatan sebagaimana diatur dalam pasal 51 KUHP. (18-08-21).

Baca Juga  Tarif PCR dan Antigen Turun, Penumpang di Bandara Bali Naik

Dalam sidang putusan, majelis hakim yg dipimpin oleh Agus Darwanta, SH., M.H pada hari,menyatakan bahwa terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bahwa melakukan tindak pidana sebagaimana yg di dakwakan oleh Jaksa Penuntut Umum. (09-09-21)

Oleh karena putusan tersebut, Tim kuasa hukum terdakwa  sangat mengapresiasi putusan majelis hakim , karena sangat objektif dan berdasarkan fakta persidangan serta masih ada harapan untuk memperjuangkan keadilan, Tutur kuasa hukum terdakwa. ( AM & Tim)

Share :

Baca Juga

Metropolitan

Arief Poyuono : Penegak Harus Hukum Jerat Anies

Metropolitan

Hanya Komunikatif Tidak Cukup Jadi Jubir Presiden

Metropolitan

Kemenkumham Dinilai Berikan Remisi Berbasis UU

Metropolitan

Ada Pungli Jasa Kubur Jenazah Covid-19, DPR, Itu Kejahatan Kemanusiaan

Metropolitan

Peringati Hari Pangan Sedunia, Wilayah Yohanes I Paroki Santo Servatius Kampung Sawah Bekasi, Selenggarakan Webinar

Metropolitan

28 Gerbang Tol yang Kena Ganjil Genap

Metropolitan

Ini Aturan Main Polisi Hapus Data STNK Jika Telat Pajak 2 Tahun

Metropolitan

Wakil Ketua DPRD DKI M.Taufik Diperiksa KPK, Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul

Contact Us