Home / Nasional

Jumat, 1 Oktober 2021 - 05:59 WIB

Hilangnya Tiga Patung  diorama Peristiwa G30S/PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad Dianggap TNI Disusupi PKI?

Jakarta, IDN Hari Ini – Wakil Ketua DPR RI Lodewijk Freidrich Paulus menyebut perlu ada kajian mendalam sebelum menuding TNI disusupi PKI.

Menurut eks Danjen Kopassus itu, tudingan tidak bisa dialamatkan hanya karena hilangnya tiga patung dalam diorama peristiwa G30S/PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad.

“Apakah karena patung dipindahkan itu sebagai indikator? Mari dikaji secara akademis,” kata Lodewidjk di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/9).

Baca Juga  Jokowi Longgarkan Aturan PPKM Lanjutan

Menurut Lodewijk Paulus, TNI memiliki sistem yang kuat mencegah penetrasi ideologi seperti komunis.

Bahkan, dari sisi rekrutmen sudah ada tes ideologi bagi calon prajurit.

“Jadi, sistem sudah ada bagi TNI untuk mendeteksi dari awal proses rekrutmen,” ungkap dia.

Lodewijk menilai tudingan TNI disusupi PKI tidak bisa asal dialamatkan. Setidaknya, jangan sampai tudingan membuat gaduh konstelasi politik.

“Kondisi bangsa yang sekarang sedang, kami sedang fokus pada bagaimana menanggulangi penyebaran Covid-19 dan mengejar pertumbuhan ekonomi,” ujar sekjen Partai Golkar itu.

Baca Juga  1,4 Juta Lagi Vaksin Astra Zeneca Tiba di Indonesia

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sebelumnya menuding TNI telah disusupi PKI menyusul hilangnya tiga patung dalam diorama peristiwa G30S/PKI di Museum Darma Bhakti Kostrad.

Namun, Pangkostrad Letjen Dudung tidak terima jika TNI dituding telah disusupi PKI menyusul kejadian hilangnya tiga patung tersebut.

Baca Juga  Peluncuran Core Values  Kejutan dari Presiden untuk Seluruh PNS dan PPPK

Dudung menyebut tiga patung yang disoroti Gatot Nurmantyo itu tidak dihilangkan secara sengaja oleh TNI.

Menurut Dudung penggagas tiga patung itu, yakni Letjen TNI (Purn) AY Nasution yang mengambilnya atas dasar keyakinan agama.

Dudung pun kemudian menyebut tudingan TNI disusupi PKI sebagai pernyataan keji. Seharusnya, penuding seperti Gatot bisa tabayun sebelum mengeluarkan pernyataan. ( IDN )

Share :

Baca Juga

Nasional

 Emrus Sihombing :  Korupsi Sudah Menjadi Abudaya di Indonesia

Nasional

Sukmawati Pindah Agama Hindu

Nasional

Awal Ramadan Pandemi Melandai, Mayoritas Daerah Jawa-Bali Masuk PPKM Level 1 dan 2

Nasional

Mantan Panglima Kostrad Letjen (Purn) AY Nasution soal Pemindahan 3 Patung dari Museum Kostrad

Nasional

Tergiur Sumbangan 2 T Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ahirnya Copot Kapolda Sumsel

Nasional

Dewan Pers Akui Organisasi Wartawan Penyusun Peraturan Pers

Nasional

Togu Simorangkir : PT. TPL Tutup, Menyengsarakan Masyarakat Toba

Nasional

Emrus: Presiden Tunjukkan Jati Diri Kenegarawanan Saat Pidato Kenegaraan

Contact Us