Home / Buru

Senin, 18 Oktober 2021 - 22:06 WIB

Pengrusakan Lingkungan di Areal  Warumbia dan Anak sungai Pajalale Diduga PT. Nusa Patma Corporation (NPC)

Buruselatan(Maluku), IDN Hari Ini – Banjir bandang melanda pemukiman warga desa Waehatong Lama dengan ketinggian air  1 meter lebih .Banjir tersebut juga merembet sampai ke Desa Waekeka Kecamatan Kepala Madan ,Namrole,Kabupaten Buru Selatan pada bulan  September 2021 lalu,  Selain merendam rumah warga,Banjir  tersebut menghanyutkan berbagai limbah kayu dan mencemari lingkungan di bagian pesisir pantai desa Waehotong hingga bibir pantai desa Waekeka.

Sabtu 10/10/2021.      Limbah Kayu berbagai jenis dan ukuran itu di duga milik  perusahan PT. Nusapadma  Corporation kala masih .melakukan operasi penebangan kayu Log di desa Waehotong Lama sejak tahun 2017 Silam .Selasa ,5 Oktober 2021.

Pengrusakan Lingkungan di Areal Warumbia dilakukan oleh PT NPC dan proses perusahaan ini harus dihentikan .hal ini di perjelaskan oleh Camat kepala Madan saat.di konfirmasi oleh beberapa media.

Pasalnya ” Proses penebangan kayu  didesa Waehotong lama kala itu dari bibir sungai khusus areal Warumbia beberapa tahun lalu setelah ditinggalkan dan Pindah ke Fogi.Akibat penebangan tersebut menurut pak camat terjadi banjir besar besaran karena Abrasi pada air sungai Waehatong akibat mengalami kegundulan hutan didaerah ini sehingga terjadi banjir dan merendam pemukiman warga dan juga menimbulkan kerusakan lingkungan dari aktifitas PT.NPC  di Waehotong Lama..

Baca Juga   Frangkois Meliput di Tambang  Emas Gunung Botak Korban Penganyayaan

Langka pertama yang telah saya ambil adalah melakukan kordinasi dengan kepala desa yang desanya mengalami dampak langsung dengan pengambilan kayu di areal Waehotong oleh PT.NPC yang berdampak banjir “ujar camat

Lanjut Camat-Kedua Desa telah menyurati Dinas terkait dalam hal ini adalah Dinas Lingkungan Hidup Namrole untuk diberitahukan kepada Bupati dan ditindak lanjuti kepada Gubernur Malaku .

Saya selaku pimpinan wilayah kecamatan kepala Madan berharap agar proses perusahaan

Ini harus dihentikan karena secara

dampak sangat dirasakan oleh masyarakat dari aktivitas perusahaan kayu PT.NPC itu hingga menimbulkan beberapa desa mengalami banjir salah satunya di Waehotong Lama desa Waekeka

Kena betul dampaknya, ucap camat.

Hasil pantauan pantauwan media ini di akhir Tahun 2020 pada Lokasi anak sungai Pajalale desa Fogi ditemukan banyak berserakan tumpukan limbah kayu sisa sisa olahan  berserakan di sepanjang anak.sungai baik dikanan maupun  kiri alur anak sunga kurang lebih 2 Km .

“Lebih parah lagi sepanjang kurang lebih 5 Km alur anak sungai Pajalale dipergunakan sebagai akses jalan.oleh mobil perusahaan yang gunanya untuk melancarkan aktifitas kerja dan kegiatan PT.Nusapadma Corporation  sejak dari tahun 2018 hingga tahun 2020 .

Baca Juga  Bhayangkari Maluku Gelar Syukuran Peringatan HKGB ke-70 Tahun

Raja desa Fogi saat ditemui dikediaman kepada awak media menjelaskan;bahwa penebangan kayu oleh Perusahaan di Areal anak sungai Pajalale, Maaf sampai saat ini saya belum mengetahui dan Lokasi itu belum pernah saya datangi .kata Raja Soel dengan santai kala itu.

Sementara data yang dihimpun

 media media ini  melalui hasil konfirmasi dengan Humas PT.NPC,Hadi Sangaji menjelaskan bahwa

perusahaan melakukan penggusuran dan penebangan di areal anak sungai Pajalale atas  permintaan warga desa Fogi yang

mengatas namakan kelompok Tani bahkan kelompok tersebut membuat daftar dukungan secara tertulis ( Red ) dan hal itu juga diketahui oleh Raja Fogi  .” Jelas

Humas PT.NPC , Hadi Sangadji .

Alasan kelompok tersebut bahwa jalan menuju ke areal kebun mereka Medannya sangat sulit di tempuh selain Jauh juga banyak bebatuan yakni di areal sepanjang anak sungai Pajalale.

“Singkat Humas PT.NPC .

Salah satu warga desa Fogi saat di temui guna diwawancarai yang enggan namanya di publikasikan  kepada media ini ò

Baca Juga  Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Namlea Ludes Dilahap Sijagomerah

bahwa banyak masyarakat Desa Fogi yang dirugikan tapi takut bersuara karena Pihak perusahaan selalu menakut nakuti dengan pihak berwajib Contoh seperti ahli waris yang Lahannya dipakai sebagai lopong pantai Fogi, ungkap sember..

Sementara Salah satu warga desa Waehotong Lama dikonfirmasi media ini yang enggan namanya di pubikasikan  menjelaskan

limbah  hasil olahan sisa kayu PT Nusapadma Corporation menutupi areal pesisir pantai Desa Waehotong  akibat terbawa arus sungai dikarenakan karena banjir.

Sumber menilai dalam operasi penebangan kayu Bulat atau kayu Log   oleh PT.NPC di Areal hutan kecamatan kepala Madan Kabupaten Bursel tidak mengedepankan kesejahteraan masyarakat serta  dampak pencemaran lingkungan bahkan PT.NPC  diduga tidak melakukan kegiatan Rebolisasi kembali  maka dimintakan supaya  Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kehutanan Provinsi Maluku agar segera menutup kegiatan operasi PT.NPC.” Tegas Sumber .

Sampai berita ini terbit baik Hadi Sangadji selaku Humas PT.NPC maupun Kadis Lingkungan Hidup Buru Selatan , Lukman Soulisa dihubungi media ini melalui via telpon seluler keduanya  sampai kesekian kali tapi tetap tidak di jawab .

Maluku(pulau buru)I.w.

Share :

Baca Juga

Buru

Pemdes Dava Salurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Anggaran Dana Desa (DD) Tahap Dua Tahun 2022

Buru

Polres Pulau Buru Berasil Menangkap  Pelaku  Pemurnian  Emas sebanyak 5kg 12 gram dan 50 kg Mercury

Buru

Kodam Pattimura Gelar Upacara Sumpah Pemuda ke- 94 di lapangan upacara makodam

Buru

Satreskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau Lease Melakukan Tahap 2 Kasus Dugaan Tindak Pidana Pencabulan Anak di Bawah Umur.

Buru

Irjend ESDM Prof. Ahkmad Syahkroza Kunjungi SPBU di Desa Kaiely Kab. Buru

Buru

Sekolah SDN 8 Wailata di Desa persiapan Wamsait Miris Kandang Hewan Ternak/Sapi Juga Kerbau

Buru

Raja Petuanan Kaiely Mintah Pemerintah Pusat Segera Jadikan Peti Gunung Botak(Leabumi)Menjadi IPR

Buru

Sungai Waeapo Meluap, Pulahan Makam di Desa Waetina Dipindahkan untuk Hindari Banjir Bandang

Contact Us