Home / Health

Sabtu, 17 Juli 2021 - 21:39 WIB

Riwayat Penyakit yang Tidak Diperbolehkan Mengikuti Vaksin Covid-19

IDN Hari Ini.com– Agar terhindar dari marabahaya perlu Anda ketahui beberapa penyakit yang tidak diperbolehkan mengikuti vaksin Covid-19 terlebih dahulu.

Sebab, jika Anda mempunyai riwayat penyakit ini bisa berakibat fatal kalau dipaksakan mengikuti vaksin.

Diketahui kini pemerintah tengah gencar-gencarnya menjalankan vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat Tanah Air.

Mulai dari tenaga kesehatan, pelayan masyarakat, lansia hingga anak muda sudah menjalani vaksin Covid-19.

Vaksin Covid-19 bertujuan menaikkan imun tubuh sehingga kebal dari penyakit seperti virus Corona.

Pelaksanaan vaksin pun masih berjalan di seluruh penjuru Indonesia tanpa terkecuali.

Kendati demikian, sebelum vaksin Covid-19 pastikan Anda sudah sembuh dari penyakit berikut agar bisa melakukan vaksinasi.

Dilansir Media Blitar dari laman PMJ News, inilah beberapa penyakit yang tidak bisa melakukan vaksin.

Penyakit Autoimun Sistemik (SLE, Sjogren,vaskulitis, dan autoimun lainnya)

Bagi Anda calon penerima vaksin yang masuk kategori belum layak, dengan catatan karena memiliki Riwayat penyakit autoimun tidak dianjurkan untuk diberikan vaksinasi Covid sampai hasil penelitian yang lebih jelas telah dipublikasi.

  • Sindroma Hiper IgE
Baca Juga  Kapolri Instruksikan Jajarannya Percepat Distribusi Bansos PPKM Darurat ke Warga

Sama halnya dengan orang dengan penyakit autoimun, orang yang mempunyai penyakit Hiper IgE disebut belum layak divaksin. Pasien Hiper IgE tidak dianjurkan untuk diberikan vaksinasi Covid sampai hasil penelitian yang lebih jelas telah dipublikasi.

  • Gagal Jantung

Bagi orang yang memiliki Riwayat gagal jantung vaksinasi ini belum layak, mengingat belum ada data mengenai keama 7. Orang dengan Infeksi Akut

Disebutkan sebagai golongan orang yang tidak layak divaksin, yakni pasien dengan kondisi penyakit infeksi akut yang ditandai dengan demam menjadi kontraindikasi vaksinasi.

  • PGK Non Dialysis
Baca Juga  Hari ke-2 Tim Sekretariat Wakil Presiden Pantau Pelaksanaan Pengukuran dan Intervensi Pencegahan Stunting di Humbahas

Menurut PAPDI saat ini pemberian vaksin belum direkomendasikan pada pasien PGK non dialisis, PGK dialisis, resipien transplantasi, dan sindrom nefrotik yang menerima imunosupresan atau kortikosteroid.

  • PGK Dialysis

PGK dialisis (hemodialisis dan dialisis peritoneal) sama seperti yang non PGK dialisis maka orang dengan penyakit penyerta ini juga belum layak divaksin. Pemberian vaksin belum direkomendasikan terhadap pasien PGK non dialisis, PGK dialisis, resipien transplantasi dan sindroma nefrotik yang menerima imunosupresan atau kortikosteroid.

  • Reumatik Autoimun (Autoimun Sistemik)

Bagi penderita reumatik autoimun saat ini masih belum layak, karena  sejauh ini masih belum ada data untuk penggunaan vaksin Covid pada pasien reumatik-autoimunnan vaksin Covid pada kondisi ini.

  • Penyakit Jantung Coroner

Sama dengan gagal jantung, orang dengan penyakit jantung coroner dikatakan sebagai kategori yang belum layak divaksin, hal itu karena belum ada data mengenai keamanan vaksin Covid-19 pada kondisi tersebut.

  • Transplantasi Ginjal
Baca Juga  Menkes Indonesia Segera Belajar 'Hidup Bersama'Pandemi Covid- 19

Pemberian vaksin Covid-19 pada orang yang pernah melakukan transplantasi ginjal belum direkomendasikan pada pasien PGK non dialisis, PGK dialisis, resipien transplantasi dan sindroma nefrotik yang menerima imunosupresan/ kortikosteroid seperti yang dikutip dari Pikiran Rakyat dengan artikel berjudul “Penting, Tak Semua Bisa Suntik Vaksin Covid-19, Ini 10 Penyakit Penyerta yang Belum Layak Vaksinasi”.

  • Hipertensi

Beberapa uji klinis dari sejumlah vaksin Covid-19 telah menginklusi pasien dengan hipertensi belum direkomendasikan layak divaksin, karena belum ada rekomendasi dari tim uji klinis vaksin yang dilakukan di Indonesia, dan masih menunggu hasil uji klinis di Bandung.( IDN )

Share :

Baca Juga

Daerah

Tim Asesor Kementerian Evaluasi Program Smart City di Humbang Hasundutan

Health

BAIS TNI dan Rhemedi Medical Services Berhasil Gelar ‘Serbuan Vaksinasi’ Jilid 2

Cirebon

Polsek Waled Polresta Cirebon Kawal Pelaksanaan Vaksin Polio

Daerah

Forum Koordinasi PPS dan Rembuk Stunting Dihadiri oleh Wakil Bupati Martua Sitanggang

Health

Bayi Perempuan Berusia 3 Bulan Penderita Hidrosefalus, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Health

Komando Lapangan Lebih Tepat Kepala Daerah Daripada Menko Atasi Covid-19

Daerah

Pemkab Humbahas Serius Menuntaskan Penurunan Prevalensi Stunting

Banten

Tim Verifikasi STBM Award 2023, Kunjungi Pemerintah Kota Tangerang

Contact Us