Home / Nias

Minggu, 22 Agustus 2021 - 06:31 WIB

Sidang Perkara Atas Gugatan Terkait Sengketa Tanah Di Desa Afulu Masih Berproses

Gunungsitoli, Suara republik Nesw – Pengadilan Negeri Gunungsitoli akan menggelar sidang lanjutan tentang gugatan atas perkara sengketa tanah warisan di Desa Afulu Kecamatan Afulu Kabupaten Nias Utara yang disampaikan sebelumnya oleh kuasa hukum penggugat kepada Ketua Pengadilan Gunungsitoli perihal gugatan pada Rabu, 18/08/2021.

Diketahui bahwa objek sengketa tanah ini merupakan tanah warisan dari (almarhum) Ahmad Saomi Baeha alias Ama Suharman Baeha. Dalam pernyataannya tergugat dalam hal ini Masnia Baeha alias Ina Hafizah Tanjung kepada awak media menyatakan “kami mau keadilan ditegakan seadil-adilnya sehingga kebenaran pasti nyata adanya, kami juga tidak mau jalan mediasi atau damai dilakukan namun kami tetap menuntut hak kami serta tetap mengharapkan agar keadilan tercipta kepada orang yang benar” ungkapnya dengan tegas.

Baca Juga  Kapolres Nias AKBP Luthfi S.I.K  Apresiasi kunjungan Pengurus DPD AKRINDO Kepulauan Nias

Namun pihak penggugat melalui kuasa hukum penggugat Itamari Lase, SH.,MH, mengatakan bahwa kliennya mengharapkan bahwa proses persidangan untuk kedepan ini berjalan dengan baik sehingga dapat menghasilkan putusan yang adil.

Baca Juga  Pemkab Nias Barat Klarifikasi Status Media Sosial Facebook An. Aryu Meriang Halawa

Dianya menambahkan lagi bahwa kalau bisa diambil jalan mediasi saja antar pihak penggugat dengan tergugat untuk memudahkan bagi kedua belah pihak untuk berdamai. Ungkapnya dengan semangat.

Selanjutnya jadwal sidang mediasi akan dilakukan tanggal 24 Agustus 2021 yang disidangkan di Pengadilan Negeri Gunungsitoli.

Berdasarkan hasil wawancara media suara republik di ruangan kuasa hukum Tergugat atas nama elyfama zebua, SH, mengatakan: Tanah objek perkara yang di gugat oleh penggugat, adalah Tanah kakek Tergugat II, lalu pemilik Tanah meninggal dunia, setelah itu ahli waris alm atau anaknya menjual kepada Israk baeha alias ama Ilman dan lalu Israk baeha menjual kepada zakaria baeha lalu objek Tanah itu di sebut milik zakaria baeha. Untuk itu, “saya sebagai kuasa hukum Tergugat, berharap agar hakim pemutus dapat mempertimbangkannya sehingga putusan dapat di terima dengan akal sehat” ujarnya dengan kata tegas.

Baca Juga  Polres Nias Selatan Berhasil Menangkap Pelaku Pembunuhan "Riahati Luhambowo" Viral di Medsos

(Y.Gea)

Share :

Baca Juga

Nias

Tidak Taat Aturan Dindik Nias Selatan Akan Tindak Plt Kasek SDN 071213 Halina’a Gomo

Nias

Kepala Desa Hilikara Resmi Dilaporkan ke Kejaksaan

Nias

Sekdes Hilimborodano Kec.Somolo-molo Diduga Tipu Warga Resmi Dilaporkan ke Polres Nias.

Nias

Pecat Perangkat Desa Gegara, Aparat Sering Bertanya

Nias

Aliansi Mahasiswa Nisel (YPNS) Menolak Permintaan Maaf Kapolres Nias SelatanTerkait Peristiwa Kekerasan Yang dilakukan Polres Nisel

Nias

Provinsi Kepulauan Nias Ditunda, Negara Fokus Hadapi Covid-19

Nias

Kuasa Hukum Talifati Telaumbanua Ajukan Pra-Peradilan Kapolres Nias Atas Tindakan Penahanan Terhadap Istri Pemohon, Adalah Tindakan Yang Keliru Dan Cacat Hukum

Nias

Proyek PPK 3.5 Anggaran Puluhan Miliar, Diduga PPK 3.5, Kontraktor dan B2PJN Sumut Giat Korupsi

Contact Us