IDN Hari Ini, Cilacap- Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap, Rusdiyanto, secara tertulis menyampaikan permohonan maaf kepada pihak Rumah Baca biMBA AIUEO, para orang tua siswa, anak-anak, motivator, serta masyarakat yang terdampak atas peristiwa yang terjadi sebelumnya.
Permohonan maaf tersebut dituangkan dalam surat tertulis yang disaksikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap bersama pihak Yayasan Pengembangan Anak Indonesia (YPAI).
Dalam surat tersebut, Rusdiyanto menyampaikan penyesalan dan komitmennya untuk memperbaiki hubungan serta menjaga suasana pendidikan yang kondusif di wilayah Kabupaten Cilacap.
Ada delapan poin utama yang menjadi inti permohonan maaf tersebut.
Pertama, Rusdiyanto menyatakan penyesalan atas perbuatannya dan bersedia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada pihak-pihak yang terdampak.
Kedua, dirinya menyatakan menghormati keberadaan Rumah Baca biMBA AIUEO yang selama ini dinilai telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat.
Ketiga, Rusdiyanto berkomitmen untuk menghentikan segala bentuk tindakan yang dapat dipandang sebagai intimidasi serta menjamin hal serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Keempat, ia menyatakan tidak akan menyampaikan pernyataan yang dapat merugikan nama baik, reputasi, legalitas maupun kredibilitas Rumah Baca biMBA AIUEO.
Kelima, dalam penyelesaian setiap persoalan, Rusdiyanto berkomitmen mengedepankan komunikasi dan dialog yang baik dengan seluruh pihak terkait.
Keenam, dirinya turut mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif, khususnya bagi perkembangan serta pemenuhan hak belajar anak.
Ketujuh, Rusdiyanto menyatakan akan berupaya memulihkan hubungan baik dengan pihak Rumah Baca biMBA AIUEO sekaligus membangun kerja sama yang positif ke depan.
Kedelapan, dirinya bersedia mematuhi seluruh kesepakatan yang telah dibuat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas serta mutu pelayanan pendidikan di wilayah Kabupaten Cilacap.
Permohonan maaf tersebut diharapkan menjadi momentum untuk mengakhiri persoalan yang sebelumnya terjadi dan membuka ruang komunikasi yang lebih baik antara pihak-pihak terkait.
Seluruh pihak yang hadir juga berharap hubungan antara jajaran pendidikan, Rumah Baca biMBA AIUEO, para motivator, orang tua, dan masyarakat dapat kembali berjalan secara harmonis.
Dengan adanya penyelesaian tersebut, kepentingan anak dan pemenuhan hak mereka untuk memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman dan kondusif diharapkan tetap menjadi prioritas bersama.(Sugito)










