Home / Banten / Daerah / Infrastruktur / Nasional / Regional / Tangerang Raya

Senin, 12 Juni 2023 - 15:12 WIB

Kabupaten Tangerang Jadi Hutan Tower, Bupati Diminta Tegas Untuk Tindak Proyek BTS Tdak Berizin

IDN Hari Ini, Kabupaten Tangerang – Lemahnya fungsi penegakan hukum terkait pembangunan menara tower telekomunikasi atau Base Transceiver Station (BTS) di Kabupaten Tangerang sudah tak terhitung lagi jumlahnya dan sudah melebihi batas maksimun yang seharusnya hanya 1500 tower, baik tower yang proyektor tunggal maupun tower bersama satu menara trepole.

Menjamurnya pembangunan tower ini, maka Kabupaten Tangerang mendapat julukan baru menjadi” bebas hambatan membangun tower tanpa ijin, dan hal ini selalu menimbulkan polemik yang tak pernah kunjung selesai.

”Pasalnya pembangunan tower telekomunikasi PT. Menara selaras persada (XL) yang ada di tanjakan meker RT02 kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang ini tidak sesuai degan pedoman pada Peraturan Daerah (Perda) No. 37 Tahun 2011, tentang penataan dan pengendalian menara telekomunikasi yang bertujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, para pelaku usaha dan pemerintah,” ujar guntur hutabatat selaku ketua DPD Lembaga Swadaya Masyarakat LSM GARUDA NASIONAL

“Setiap pembangunan menara telekomunikasi bersama wajib di lengkapi dengan identitas
– nama pemilik menara telekomunikasi.
– lokasi menara
– tinggi menara
– Nama kontraktor
– beban maksimum menara dan…
– nomor ijin mendirikan bangunan /PBG

Semestinya pihak Bupati Tangerang harus menindak tegas para pelaku usaha (pemilik tower – red) yang ada di Kabupaten Tangerang, yang sama sekali tidak mengindahkan peraturan yang ada, pembangunan menara BTS harus diberikan peringatan keras dan berlanjut kepembongkaran pembangunan menara tower.

“Contoh salah satunya adalah milik PT MENARA SELARAS PERSADA tower telekomunikasi XL yang berada di tanjakan mekar Rt 02 Kecamatan RAJEG Kabupaten Tangerang dan itu proses pembangunannya sudah hampir 30% tetapi hingga saat ini pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang via bidang Penegakan Hukum Daerah (Gakumda) belum menyegel menara tower akan tetapi proses Pembangunannya terus berlanjut tinngal pemasangan pondasi dan pagar yang belum serta pemasangan providernya. Lantas, kemana pengawasan dari tim penegakan perda yakni Satpol PP di mana berada???. kata guntur

Seharusnya pihak Satpol PP Kabupaten Tangerang sudah bisa melakukan pembongkaran menara tower tersebut, namun hingga sampai saat ini pihak perusahaan belum memiliki lzin Mendirikan Bangunan (IMB), Surat Keterangan Zona Menara Telekomunikasi (SKZMT), Surat Kelayakan Konstruksi Menara Telekomunikasi SKKMT) yang semuanya dari DPMPTSP, serta surat rekomendasi dari Dinas Kominfo.

Selain dari hal itu, sebaiknya Menara tower BTS yang tidak masuk dalam area zonasi harus segera di tertibkan dan dimohonkan Bupati Zaki bisa segera perintahkan Satpol PP untuk melakukan penertiban dan mengarah kepembongkaran. (Red)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Daripada Tawuran Polresta Cirebon, Ajak Siswa Tanam Ribuan Bibit Pohon

Daerah

Pemkab Humbahas Sambut Hangat Kunjungan Kemenko Pangan dan BGN

Nasional

Dugaan Kuat Reshuffle Kabinet Hari Ini Menguat

Tangerang Raya

DPP Rajawali Garda Pemuda Indonesi (RGPI) Akan Lantik 165 Anggota di Prov. Banten

Daerah

Pemko Gunungsitoli Gelar Aksi Konvergensi Analisis Situasi Kota Gunungsitoli Tahun 2025

Cirebon

Polresta Cirebon Ungkap Kasus Pengrusakan dan Penjarahan di Gedung DPRD dan Taman Pataraksa

Daerah

Kasus Postingan Pelecehan Capres/Cawapres Partai Gerindra oleh Dosen di Wonosobo, Relawan Prabowo dan LP KPK Lakukan Penyelidikan

Banten

Maryasin Korban Skandal Oknum Mafia Pengadaan Tanah Runway 3 BSH, Siap Hadap Jokowi untuk Menuntut Haknya Yang Tidak Dibayarkan Oleh PT. Angkasa Pura II