Home / Banten / Hukum / Metropolitan / Nasional / Regional / Tangerang Raya / TNI/ Polri

Jumat, 1 Desember 2023 - 16:05 WIB

Maryasin Korban Skandal Oknum Mafia Pengadaan Tanah Runway 3 BSH, Siap Hadap Jokowi untuk Menuntut Haknya Yang Tidak Dibayarkan Oleh PT. Angkasa Pura II

IDN Hari Ini, Bandara Soetta Tangerang – Perjuangan Maryasin yang rumahnya serta perabotan rumah tv,kulkas,ranjang dll, yang dihancurkan saat kunjungan Presiden Jokowi dalam meninjau pembangunan runway 3 Bandara Soetta, semakin tidak pernah berhenti serta terus menerus berupaya memperjuangkan hak haknya yang belum dibayarkan oleh PT. Angkasa Pura II.

Selama 5 tahun berjalan, Maryasin telah menghadap berbagai macam instansi guna mengejar keadilan untuk hak yang terampas oleh oknum panitia pengadaan tanah Runway 3 Bandara Soetta yang terindikasi terlibat dalam praktik permainan bidang tanah di desa rawarengas, kosambi-kabupaten tangerang.

Baca Juga  Wakil Ketua MPR RI, AhmadBasarah Ajak GM FKPPI Perkuat Benteng Pancasila Hadapi Era Metaverse

Maryasin, pemilik tanah 373 meter persegi di Desa Rawarengas, Kosambi, Kabupaten Tangerang, berencana akan  menghadap Presiden Jokowi untuk menuntut haknya yang terganjal skandal panitia pengadaan tanah Runway 3 BSH berdasarkan bukti kepemilikan hak dalam akte pembagian hak bersama (APHB) PPAT Martianis yang menjadi dasar objek tuntutannya.

Baca Juga  Silaturahmi Danrem 151/Binaiya melakukan kunjungan kerja dengan Kapolda Maluku.

Meski lahan selama 5 tahun berjalan sudah digunakan oleh PT. Angkasa Pura II, namun anehnya pembayaran bidang tanah sampai saat ini belum terwujud akan tetapi untuk nilai objek bangunan sudah selesai dibayarkan. Dan hal inilah yang menjadi suatu unsur bukti kuat atas praktik skandal tim panitia pengadaan tanah dalam praktik permainan objek bidang tanah oleh panitia pengadaan tanah PT. Angkasa Pura II.

Baca Juga  49 Warga Kabupaten Cirebon, Bikin SIM Bayar Pakai Sampah

Terhadap adanya praktik skandal permainan objek bidang tanah oleh oknum panitia pengadaan tanah runway 3 bandara soekarno-hatta, Haris AB, SH selaku kuasa hukum Mayasin meminta kepada aparat penegak hukum baik kejaksaan dan kepolisian segera melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan untuk mengusut tuntas keterlibatan oknum panitia pengadaan tanah sesuai dengan undang undang nomor 31/1999 jo. undang undang nomor 20/2001 tentang tindak pidana korupsi. (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut, Apresiasi Komitmen Bupati Humbahas Dukung Pelayanan Publik

Daerah

Polda Sumut Tuntut Mati 22 Pengedar Narkoba dan Sita Barang Bukti 1.3 Ton

Cirebon

Kapolresta Cirebon Pimpin Upacara Korps Rapot Kenaikan Pangkat Periode Januari 2024

Daerah

Bupati Samosir Serahkan Hewan Qurban 7 Ekor Kambing Untuk Hari Raya Idul Adha 1444 H

Daerah

Pemerintah Kurang Perhatian, Untuk Perawatan Istana Sejarah Sisingamangaraja XII Sebagai Pahlawan Nasional

Cirebon

Kapolresta Cirebon Gelar Ngopi Aspirasi Bersama Berbagai Unsur Masyarakat Pabuaran

Daerah

Sinkronisasi Pelaksanaan APBDes, Bupati Humbahas Tekankan Perencanaan Menentukan Keberhasilan Pembangunan

Banten

Sidang Pemeriksaan Setempat Terkait Gugatan Ganti Rugi Pengadaan Tanah Jalan Looping Benda, Terungkap Fakta Intimidasi Panitia Terhadap Warga Yang Terkena Dampak

Contact Us