Home / Daerah / Hukum / Infografis / Jateng / Metropolitan / Nasional / Ragam / Regional / Wonosobo

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 12:16 WIB

Klarifikasi Mengenai Isu Kawasan Hutan di Kaliwiro Wonosobo

IDN Hari Ini, Kaliwiro Wonosobo – Sebuah klarifikasi penting datang dari Nur Ikhsan, yang juga menjabat sebagai Kepala Regenerasi Pohon Hutan (KRPH) di kawasan hutan Njabaran, Kaliwiro Wonosobo. Isu yang telah beredar tentang kawasan ini sebagai tempat wisata dan diizinkan bagi warga untuk berjualan telah disebut sebagai HOAK (Hoaks).

Nur Ikhsan menegaskan bahwa kawasan hutan tersebut sebenarnya digunakan hanya untuk pembibitan pinus asal kebun benih semai dalam rencana pembibitan RKAP tahun 2024 di Kaliwiro Wonosobo. Ia menekankan bahwa tidak ada program untuk mendirikan warung atau tempat wisata di wilayah kawasan hutan tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa aktivitas keluar-masuk kendaraan atau kegiatan lainnya di kawasan tersebut hanya untuk kepentingan mengantar benih atau pupuk. Tidak ada niatan untuk menjadikannya sebagai tempat wisata atau perdagangan.

Nur Ikhsan berharap agar semua warga di wilayah tersebut tidak terpancing oleh berita yang tidak benar. Klarifikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami dengan lebih baik situasi sebenarnya di kawasan hutan Kaliwiro Wonosobo. (Sugito)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemkab Humbahas Memberikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD T.A. 2025 Kepada DPRD

Daerah

Bakti Sosial dan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas, Kasat Lantas Polres Nias Bersinergi dengan TNI dan GP Ansor

Daerah

Pasca Pemilu, Sowa’a Laoli Ajak Semua Pihak Tetap Jaga Persatuan dan Persaudaraan

Cirebon

Bhabinkamtibmas Desa Bakung Lor Kecamatan Jamblang, Dialog dengan Warga Binaan Jelang Pilwu

Daerah

Bupati Humbahas Terima Kunker Kementan RI di Food Estate Kab. Humbahas

Daerah

Pemkab Humbahas Mengikuti Rapat Via zoom Terkait Pengendalian Inflasi 2024 Yang di Buka Langsung Oleh Presiden Joko Widodo

Cirebon

Polresta Cirebon Ungkap Kasus Penemuan Jenazah di Sungai Desa Tegalgubug Lor

DKI

Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia: Retret Tak Cukup, Korupsi Tetap Marak