IDN Hari Ini, Wonosobo- Perjalanan panjang seniman Wonosobo, Bonardi Karso Utomo, di dunia seni dan budaya diangkat melalui Pameran Seni Rupa dan Gelar Tari “Menari Bersama Awan” yang berlangsung pada 26–27 September 2026.
Kegiatan yang dibuka pada Sabtu (26/9/2026) tersebut merupakan bagian dari Program Dana Indonesiana Tahun 2025 kategori Dokumentasi Pengetahuan dan Karya Maestro.
Bonardi dikenal sebagai seniman yang berkarya di berbagai bidang, antara lain seni rupa, seni tari, kriya dan kethoprak.
Dalam pameran, pengunjung dapat melihat karya Bonardi berupa lukisan, topeng, kostum tari dan tonil.
Sejumlah sertifikat dan piagam penghargaan yang merekam perjalanan prestasinya di bidang seni juga turut dipamerkan.
Selain pameran, kegiatan menghadirkan gelar tari Bonardi bersama komunitasnya serta pemutaran film dokumenter “Menari Bersama Awan” yang mengangkat kisah perjalanan Bonardi sebagai seniman Wonosobo.
Tiga Output Program
Program ini menghasilkan tiga karya utama, yakni film dokumenter, buku biografi dan pameran karya Bonardi, seluruhnya mengusung tema “Menari Bersama Awan”.
Produksi film dilakukan pada Februari 2026, kemudian dilanjutkan dengan proses riset dan penulisan buku biografi. Keduanya kini telah selesai dan diperkenalkan kepada publik dalam rangkaian kegiatan pameran.
Tema “Menari Bersama Awan” menggambarkan perjumpaan antara seni, manusia dan alam Wonosobo. “Menari” melambangkan gerak dan ekspresi budaya, sedangkan “awan” merepresentasikan lanskap pegunungan Wonosobo.
Bahas Masa Depan Budaya Wonosobo
Rangkaian kegiatan juga diisi diskusi publik bertema “Wonosobo dan Tantangan Budaya ke Depan: Mengambil Inspirasi dari Kisah Bonardi Karso Utomo”.
Diskusi digelar Sabtu (26/9/2026) pukul 19.00 WIB di Garden Teras Belakang Samsat Wonosobo.
Penyelenggara berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari dokumentasi karya Bonardi, tetapi juga ikut meramaikan ruang budaya Wonosobo dan membuka ruang belajar mengenai perkembangan kebudayaan daerah.
Melalui pameran, tari, film, buku dan diskusi, perjalanan Bonardi Karso Utomo diperkenalkan kepada publik sebagai bagian dari sejarah perkembangan seni dan budaya Wonosobo.(Sugito)










