Home / Ragam

Kamis, 28 April 2022 - 09:00 WIB

KBKK HADIR DI PERGOLAKAN DI TIMUR LESTE 1999, MEMBANTU PARA KORBAN

Kelompok Bakti Kasih Kemanusiaan(KBKK) usai  merayakan Misa yang dipimpin Mgr Aloysius Sutrisnaatmaka MSF di Paroki St Yakobus Kelapa Gading.[Dok.KBKK]

Jakarta,April, Suara Republik News( SRN).Kelompok Bakti Kemanusiaan (KBKK) merupan sebuah kelompok  awam missioner yang berpusat  pada kemanusiaan  memberikan pelayanan bagi korban bencana  termasuk pelayanan sektor Pendidikan, yang berada di daeran terisolir. Ketika terjadi pergolakan di Timur Leste tahun 1999, seperti di lansir   Hidup.com, banyak pengungsi yang dibawa ke  Atambua. Mereka banyak kehilangan  sanak saudara,rumah dan harta benda lainnya. “Kasih  mengalahkan segalanya”Demikian Dr.Irene Setiadi ,Pengamat   Pendidikan , dorter sekaligus menjadi ketua Kelompok Bakti Kasih Kemanusiaan (KBKK).Hidup ini sebuah pilihan . Maukah kita  mengikuti panggilan  Tuhan  menjadi garam dunia? Tanya nya kepada public. Itulah  pergulatan  batin dari dr.Irene Setiadi  ketika ditantang  romo Terry Ponomban untuk membantu sesama di Atambua. Dr.Irene menetapkan bulan Desember 2000 berangkat bersama teamnya  ke Atambua. Dalamm kurun waktu 13 tahun  KBKK melakukan  berbagai kegiatan missioner, diawali dari pengungsi  Timtim, korban konflik di Poso,Tsunami di Aceh  sampai ke suku Asmat daerah tertinggal dan terbelakang. Mendengar keluh kesah mereka,dr.Irene terketuk hatinya memberikan bea siswa kepada siswa  lulusan SMA  suku Asmat yang tertingal itu untuk menjdi perawat dan Bidan.

Trik dr.Irene  setiap misa pagi, banyak berdoa .  menerima ekaristi  dan membaca kitab suci, untuk memperoleh kemampuan  untuk melakukan tugas kemanusiaan ini. Disamping sebagi  pendiri KBKK-red juga  mempelopori berdirinya  Forum Pelayanan Penjara  KAJ.

Kembali ke Pengungsi tadi,yang banyak mengalami penderitaan, kelaparan , sakit dan traumatis, yang semakin menambah penderitaan mereka, manakala sebuah lembaga Sosial seperi  United Nation,  High Comisioner  for Refugees (UNCHR) berhenti beroperasi  pasca kerusuhan  yang menewaskan beberapa orang  Staf UNCHR pada bulan September 2000, tewas. Serta kantornya dan para stafnya dibakar hidup-hidup.Sehingga mengakibatkan  tidak ada lagi yang mendistibusikan menebarkan kasih bantuan. Disaat inilah KBKK, hadir menebarkan kasih kepada para korban.Ceritera dr.Irene penggerak  rasa kemanusiaan ini. Bibit-bibit KBKK  semakin tumbuh berkembang  di Atambua,   dari berbagai kunjungan  Kasih  yang merupakan kelompok awm tahun 2000,sebagaimana dilansir  dari Hidup .com dimulai dari  Kursus  Pendidikan Kitab Suci (KPKS) angkatan ke 8 yang pada saat itu  Romo Martin  Harun OFM  mendorong mereka  melakukan kunjungan  diawali dengan misa  kemanusiaan  di Atambua, didukung kelompk  missioner  perdana  pemberangkatan  di Shekinah dipimin oleh romo  Martin Harun  OFM.Inilah yang mengawali lahirnya KBKK tahun 2021 yang banyak  peristiwa-peristiwa pengembangan  komunitas awam missioner yang ber misi kemanusiaan  bidang Pendidikan .

KBKK mengalami perkembangan  ujar dr.Irene Setiadi pengamat pendidikan ini,setiap tahunnya melebar, yang pada tahun2010    saat ulang tahun KBKK yang ke sepuluh,  dalam konfrensi Nasional nya  merekomendasikan  dibentuknya  program misi , kesehatan, lingkungan hidup, ekonomim dan bantuan pendidikan  bagi anak  usia 15 tahun. Dr.Irene lebih lanjut menjelaskan bahwa  KBKK mempunyai ciri khas selalu behubungan langsung dengan  gereja lokal  baik Keuskupan maupun Paroki ujarnya.Pada tahun 2010  ketika KBKK berusia 10 tahun  mengadakan Konfrensi  Nasional  di Bali yang salah satu  keputusannya ialah, meningkatkan mutu Pendidikan  Dasar di kawasan bencana dan daerah terisolllir. Ketua Komisi Pendidikan dilingkup KBKK  Marsella Marina  mengemukakan bahwa nanti tahun 2011 kata Masella,  KBKK memberikan bantuan  masyarakat Mentawai. Karena kata dia, di daerah ini  pndidikan sangat memprihatinkan , karena memang daerah ini dalam pembangunan sangat ketinggalan.Akhirnya pada tahun  2012 lanjut Marsella  lima orang pemuda  Mentawai  dikirim  ke Jogyakarta  untu kuliah di  Universitas Sanata Darma  dan  mengirim anak-anak  dari Keuskupan  Agata yang bekerjasama dengan  konggregasi  suster putri  Maria  dan Yosef ( PMY) Makasar  dan Sekolah Tinggi Ilmu  Kesehatan      (STIK) Stela Maris Makasar.( Ring-o)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ternyata…! Eksplorasi Pengeboran Pertamina Indramayu Tidak Pernah Adakan Bantuan CSR di Wilayah Sumur ASPD 001

Banten

Sidang Kasus Pencemaran Lingkungan PT. Panca Kraft Pratama, Terdakwa Klaim Dirugikan Dinas Lingkungan Hidup

Daerah

Wakil Bupati Humbahas mengunjungi Dinas Peternakan dan Perikanan

Banten

Sidang Gugatan JORR 2: Saksi PT Modernland Realty Jelaskan HGB 03000/Poris Plawad dengan Adanya Perubahan NIB 00144

Daerah

Jangan Biarkan Publik Lebih Percaya Medsos Daripada Pers, PPDI Respon Fenomena Pragmatisme Pers

Banten

Vonis Hakim PN Tangerang Terhadap Suparman Harsono Menuai Kritik, Kuasa Hukum Soroti ‘Peradilan Sesat’ dan Pengabaian “Fakta Hukum”

Daerah

Disdik Kabupaten Humbahas Tentukan Jadwal Libur Sekolah Selama Bulan Lebaran

Daerah

Desa Pearung Humbahas Peringkat ke 15 Desa Tertinggal Dalam Nominasi Lomba Wisata Nusantara