Home / Cirebon / Daerah / Jabar / Metropolitan / Nasional / Regional

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:16 WIB

Pengukuhan Kadin Kota Cirebon, Wali Kota Tekankan Kolaborasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

IDN Hari Ini, Cirebon – Pemerintah Kota Cirebon mendorong penguatan sinergi lintas sektor dalam momentum Pengukuhan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Cirebon Masa Bakti 2025–2030 yang digelar di Balai Kota Cirebon, Rabu (20/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, serta Ketua Umum KADIN Provinsi Jawa Barat, Almer Faiq Rusydi, bersama jajaran pengurus dan pelaku usaha.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus Kadin yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa momentum ini merupakan penegasan komitmen bersama dalam menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Semoga pengukuhan ini menjadi penguat komitmen kita bersama untuk terus menggerakkan ekonomi Kota Cirebon secara berkelanjutan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyoroti tema yang diangkat, yakni kolaborasi strategis untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi Kota Cirebon sebagai kota niaga yang berada di jalur strategis Pantura dan bagian dari kawasan Metropolitan Rebana. Potensi sektor perdagangan, jasa, akomodasi, serta makanan dan minuman menjadi tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati oleh pelaku usaha besar.

“Tantangan kita adalah memastikan pertumbuhan ini benar-benar inklusif, dirasakan hingga ke pelaku UMKM dan mampu menyerap tenaga kerja lokal secara optimal. Di sinilah peran Kadin menjadi sangat vital sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan dinamika dunia usaha,” tegasnya.

Pemerintah Kota Cirebon, lanjutnya, berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif melalui kepastian hukum, kemudahan perizinan berbasis risiko, serta penyediaan infrastruktur pendukung. Selain itu, adaptasi terhadap transformasi digital juga menjadi keniscayaan yang harus direspons bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.

Wali Kota juga menaruh harapan besar kepada kepengurusan Kadin di bawah kepemimpinan Eti Herawati agar mampu merumuskan program kerja yang konkret dan berdampak langsung. Ia menyebutkan, dengan kontribusi sektor perdagangan dan jasa sebesar 27,31 persen terhadap PDRB serta jumlah pelaku usaha yang mencapai sekitar 5.353 unit, Kota Cirebon memiliki modal kuat untuk terus berkembang.

“Tugas kita bersama adalah mengubah kuantitas ini menjadi kualitas yang berdaya saing, melalui penguatan data pelaku usaha, peningkatan kelas UMKM, serta optimalisasi sektor pariwisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wali Kota kembali menegaskan pentingnya kolaborasi. “Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci utama. Mari kita wujudkan Cirebon sebagai kota niaga yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing global,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Cirebon, Eti Herawati, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat kolaborasi multisektor, termasuk dengan wilayah Ciayumajakuning dan Kadin Provinsi Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya sinergi yang lebih erat antar pemangku kepentingan, termasuk dengan lembaga keuangan dan instansi strategis.

“Kami sepakat bahwa Kadin harus hadir sebagai motor penggerak kolaborasi. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan institusi seperti perbankan serta Bank Indonesia, menjadi energi besar bagi kami untuk bergerak lebih cepat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemberdayaan pengusaha muda dan penguatan UMKM akan menjadi fokus utama kepengurusan ke depan. Melalui forum-forum strategis seperti rapat pimpinan kota, Kadin akan terus mendorong program kerja yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha.

“Kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi daerah sekaligus membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan bersaing di tingkat nasional maupun global,” pungkasnya.(Nr)

Share :

Baca Juga

Daerah

Jelang Pilkada, Polres Nias Selatan Gelar Rakor Lintas Sektoral “OMP Toba 2024”

Daerah

Relawan NBA, Berikan Dukungan Penuh untuk Afif Nurhidayat Dua Periode

Daerah

Bupati Humbang Hasundutan Bersama DPRD Setujui RAPBD T.A. 2026 Menjadi Perda

Daerah

Bersihkan Alat Peraga Kampanye, KPU Kota Gunungsitoli Adakan Rakor

Daerah

Bupati Samosir Menyerahkan Surat Keputusan (SK) PPPK Tenaga Kesehatan

DKI

Sosok Pejuang Berintegritas Ini Siap Jadi Dewas KPK

Banten

Gugatan Rakyat terhadap PIK 2 Tertahan di PN Tangerang, Sorotan Publik Menguat di Saat Hadirnya Negara

Daerah

Bupati Humbahas Copot Jabatan Direktur RSUD Dolok Sanggul, Wakil Bupati Mengetahui Karena Tidak Pernah Dilibatkan Dalam urusan OPD