Home / Nias

Kamis, 24 November 2022 - 21:00 WIB

Ratusan Masyarakat Kota Gunungsitoli Dan ALIANSI PEMERHATI PILKADES Aksi di Gedung DPRD dan Walikota Gunungsitoli Pilkades Tak Kunjung Dilaksanakan.

indonesiaHariini.com-Gunungsitoli-Ratusan massa yang menamakan dirinya ALIANSI PEMERHATI PILKADES” melakukan aksi damai di kantor DPRD dan walikota Gunungsitoli,Selasa 22/11/2022.

Aksi damai yang dilakukan oleh Aliansi Pemerhati Pilkades yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat,baik organisasi kepemudaan dan aktivis dipimpin oleh Sokhiatulo Harefa sebagai PIAS (Pimpinan Aksi) menyampaikan beberapa hal penting sebagai tuntutan,diantaranya “TOLAK PENUNDAAN PILKADES DAN TOLAK PJ KADES di kota Gunungsitoli”.

Unjuk rasa kali ini berlangsung aman,tertib,berwibawa dan elegant mengajak serta masyarakat kota Gunungsitoli untuk  menolak penundaan pilkades.

Dalam orasinya yang disampaikan depan kantor DPRD dan kantor Walikota Gunungsitoli, Sokhiatulo Harefa mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap pimpinan DPRD dan Walikota Gunungsitoli.

DPRD dianggap terlalu didikte oleh Pemkot Gunungsitoli.

DPRD sebagai penyambung lidah masyarakat kota Gunungsitoli seharusnya sudah mengetahui perihal penundaan Pilkades ini yang tahapannya seharusnya sudah dimulai 6 bulan lalu,tetapi DPRD dianggap bersikap seolah tidak mengetahuinya dan terkesan bungkam.

Sokhiatulo Harefa juga membandingkan pemerintah tetangga kota Gunungsitoli lebih profesional,cerdas dan lebih mampu menganggarkan dana pelaksanaan pilkades .

Daerah tetangga kenapa bisa menyelenggarakan Pilkades misalnya Kabupaten Nias yang Pilkades nya akan segera dilaksanakan pada tanggal 25/11/22 . Sementara  wilyahnya lebih luas , kenapa  Pemkot Gunungsitoli yang birokrasinya sering mendapatkan penghargaan WTP justru  tidak mampu menganggarkan dan malah melempar bola seakan DPRD dan Polres Nias yang menolak terlaksananya Pilkades di wilayah Kota Gunungsitoli.

Ada apa dengan semua ini?

“Saya sinyalir penundaan Pilkades ini sarat dengan muatan politik. Permainan yang sedang dimainkan oleh segelintir oknum untuk memenuhi hasrat libido politiknya menuju kursi panas di 2024,” tegasnya.

“Pemkot Gusit telah mengkebiri  bahkan melecehkan hak politik demokrasi masyarakat kota Gunungsitoli,”tambahnya

Aksi damai diakhiri dengan penyerahan kotak sumbangan kepada pemkot Gunungsitoli sebagai bantuan untuk membantu Pemkot Gunungsitoli yang menunda Pilkades dengan alasan kekurangan dana.  Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Yanto beserta anggota DPRD yang menerima massa menyatakan menerima tuntutan massa dan sepakat untuk menolak Penundaan Pilkades yang disertai dengan penandatanganan surat pernyataan dan kesepakatan Penolakan terhadap Penundaan Pilkades.(segi)

Share :

Baca Juga

Daerah

Laporan Masyarakat Dugaan Penjualan Anak Dibawah Umur (Trafficking) Dipolres Nias, PKPA-Nias Minta Penegakan Hukum Kepada Polres Nias

Nias

POLRES NIAS LAKSANAKAN PERGESERAN PASUKAN PAM PEMILU  MANTAP BRATA TOBA 2024

Daerah

Polda Sumut Tuntut Mati 22 Pengedar Narkoba dan Sita Barang Bukti 1.3 Ton

Nias

Keluarga Besar Polres Nias Laksanakan Perayaan Natal

Nias

Mediasi Di Unit PPA Polres Nias, Kasus Dugaan penganiayaan yang di lakukan oleh guru SD Hiligara desa awa’ai Kepada siswa  ” Gagal, Berlanjut ke Ranah Hukum

Daerah

Dandim 0213/Nias Berikan Sebuah Buku Kepada Personil Penerangan Kodim 0213/Nias  

Daerah

FARPKeN Apresiasi Polres Nias, Kasus Sweeping oleh Oknum Ormas Akan Digelar Minggu Depan

Daerah

Upacara Penurunan Bendera Pada HUT Ke-79 KEMRI Pemerintah Kota Gunungsitoli Tahun 2024