Home / Daerah / Jateng / Metropolitan / Nasional / Pendidikan / Regional / Wonosobo

Senin, 8 Desember 2025 - 19:10 WIB

Revitalisasi Karakter Pesantren: Menyulam Tradisi, Meneguhkan Marwah Pendidikan Wonosobo

IDN Hari Ini, Wonosobo– Dalam upaya memperkuat kembali denyut pendidikan karakter di lingkungan pesantren, Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah.

Melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, menggelar Halaqah Pesantren: Revitalisasi Pendidikan Karakter Pesantren Angkatan IV pada Senin (8/12/2025) di Hotel Dafam Wonosobo.

Kegiatan ini menghadirkan 150 peserta dari unsur kelembagaan pesantren, akademisi, pemerhati pendidikan keagamaan, rekan media, serta lembaga mitra yang memiliki keterhubungan dalam ekosistem pesantren.

Halaqah berlangsung dalam suasana yang konstruktif dan dialogis, menghadirkan ruang bagi peserta untuk menimbang kembali urgensi pendidikan karakter sebagai bagian fundamental dalam tradisi pesantren.

Di tengah dinamika kemajuan teknologi dan perubahan sosial, pesantren tetap menjadi institusi yang menanamkan nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, serta kebersamaan dalam keragaman.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo, Panut, dalam sambutannya menegaskan pentingnya penguatan manajemen pesantren, peningkatan kapasitas dalam pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan pendidikan karakter sebagai fondasi kemaslahatan umat.

“Pesantren harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan watak dan nilai dasarnya. Kematangan manajemen, kesiapan digital, dan keteguhan karakter menjadi kunci bagi keberlangsungan pesantren di masa mendatang,” ujarnya.

Perwakilan Bidang Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Ansori, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa halaqah ini menjadi sarana strategis untuk memperkuat jejaring, memperluas wawasan, serta memperbarui komitmen dalam pengembangan pendidikan karakter pesantren.

“Forum ini diharapkan dapat memperkaya perspektif dan mendorong inovasi yang tetap selaras dengan nilai-nilai tradisional pesantren,” ungkapnya.

Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kankemenag Wonosobo, Fakih Khusni, turut menekankan bahwa pesantren merupakan pilar penting dalam pembentukan karakter generasi.

Nilai-nilai seperti kemandirian berpikir, kesederhanaan dalam pola hidup, dan semangat kebersamaan menjadi warisan pendidikan pesantren yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

“Pesantren hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter yang komprehensif,” tuturnya.

Halaqah ini menghadirkan tiga narasumber utama. KH Imam Sonhaji, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ittihad Jaraksari, memaparkan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter di pesantren, bagaimana ia diajarkan bukan hanya lewat kitab, melainkan lewat teladan dan laku hidup.

Ngarifin Siddiq, Pengasuh Pondok Pesantren Safinatunnajah sekaligus akademisi, mengajak peserta melihat dinamika dan konsep pendidikan karakter pesantren di tengah dunia yang terus berubah.

Sementara Sari Hernawati, Dosen Unwahas, menawarkan strategi revitalisasi pendidikan karakter agar tetap relevan, terukur, dan mampu menjawab tantangan zaman.

Halaqah ini bukan sekadar forum akademik, tetapi juga ruang renung untuk kembali melihat pesantren sebagai lentera yang tak padam—tempat nilai dan ilmu dirawat dengan penuh kesabaran.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pesantren semakin siap menapaki masa depan: membentuk generasi yang berakhlak, adaptif, dan berdaya, serta terus menebarkan cahaya bagi masyarakat dan bangsa. (Sugito)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kasat Lantas Polres AKP Sonahami Lase S,H dan Kasi Propam Polres Nias Pimpin Penanganan Longsor Tutup Akses Jalan

Daerah

Pemkab Humbahas Peringati Hari Otonomi Daerah ke-XXX, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah

Cirebon

Polresta Cirebon Gelar Makan Siang Bergizi Gratis di SLB Negeri Cakrabuana

Daerah

Pemko Gunungsitoli Imbau Masyarakat Patuhi Aturan Karantina Hewan, 227 Ekor Babi Ilegal Dimusnahkan 

Cirebon

Musrenbang RKPD 2027 Jabar, Pemkot Cirebon Siap Selaraskan Arah Kebijakan

Daerah

Sinergitas Dengan Kemkominfo, Pemkab Samosir Gelar Thematic Academy

Cirebon

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Miras Berbagai Merek Hasil KRYD dan Operasi Pekat

Daerah

Musrenbang Kecamatan Onan Ganjang Dibuka, Siap “Membangun Masyarakat Adil Makmur, Lestari dan Berkeadaban”