Home / Banten / Daerah / Infrastruktur / Metropolitan / Nasional / Regional / Tangerang Raya

Senin, 2 September 2024 - 21:19 WIB

Beton Jalan Borobudur Raya Kab. Tangerang Tanpa Rangka Besi, Warga Khawatir Cepat Rusak

IDN Hari Ini, Tangerang – Proyek perbaikan jalan Borobudur Raya di Perumnas Dua, Tangerang, kembali mendapat sorotan negatif dari masyarakat. Jalan sepanjang lebih dari 200 meter yang sebelumnya mengalami kerusakan parah ini ternyata dikerjakan dengan asal-asalan.

Selain pengerjaannya yang lambat, warga juga menilai konstruksi beton jalan tersebut tidak memenuhi spesifikasi beton kelas I.

Warga Kelurahan Bencongan, Kecamatan Kelapa Dua, menyayangkan kualitas proyek yang dikerjakan oleh PT Sentra Wahana Utama.”Bagaimana tidak cepat rusak, jalan ini dilintasi kendaraan bertonase tinggi setiap harinya, tetapi hanya di cor tanpa menggunakan rangka besi.

Saya melihat sendiri, pengecoran dilakukan malam hari dan tidak ada rangka besinya, hanya ada besi untuk sambungan beton saja,” ujar Guntur Hutabarat, Ketua DPD LSM GARUDA.

Senada dengan Guntur, seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya, dengan inisial (I), menduga adanya penyimpangan dalam pengerjaan proyek tersebut, termasuk pengurangan besi beton.

“Rangka besi seharusnya berfungsi untuk mengikat dan memperkuat konstruksi beton jalan. Tanpa rangka besi, beton tidak akan kuat menahan beban kendaraan bertonase tinggi, sehingga jalan bisa cepat rusak,” katanya.

Warga merasa khawatir dengan kondisi ini, mengingat mereka telah lama mengalami kesulitan akibat kondisi jalan yang rusak.

“Kami sudah terlalu lama tersiksa dengan kondisi jalan yang hancur lebur seperti ini. Jangan sampai baru sebentar dipergunakan, kami sudah harus merasakan lagi jalan rusak,” tambahnya.

Pantauan LSM GARUDA di lapangan mengonfirmasi bahwa proyek betonisasi jalan Borobudur Raya yang dikerjakan oleh PT Sentra Wahana Utama memang tidak menggunakan rangka besi secara penuh.

Pekerja hanya memasang rangka besi pada sisi-sisi konstruksi beton sebagai penyambung antara beton yang lebih dulu dikerjakan dengan yang baru. Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya mengakui, “Ada yang pakai rangka besi, ada juga yang tidak. Beton di sini memang tidak pakai rangka besi.”

Namun, pihak kontraktor proyek, PT Sentra Wahana Utama, membantah tudingan bahwa pengerjaan proyek betonisasi tersebut tidak sesuai spesifikasi.

Hutagalung, perwakilan dari perusahaan tersebut, menyatakan bahwa proyek dilaksanakan sesuai dengan desain yang telah ditentukan.

“Prinsipnya kembali ke desainnya. Kami mengerjakan sesuai desain, tidak semua konstruksi jalan menggunakan besi,” bantah Hutagalung melalui telepon.

Masyarakat berharap pihak terkait segera mengambil tindakan agar kualitas jalan dapat diperbaiki dan tidak mengulang kesalahan yang sama. Mereka tidak ingin kembali merasakan kesulitan akibat kerusakan jalan yang disebabkan oleh pengerjaan yang tidak sesuai standar. (Red)

Share :

Baca Juga

Daerah

Rapat DPRD, Bupati Humbahas Sampaikan Pidato Masa Jabatan 2025-2030

Banten

Perkuat Silaturahmi Bhabinkamtibmas Polsek Cijaku Polres Lebak Sambangi Warga.

Buru

Ketua Bawaslu Kabupaten Buru Beserta Komisioner Bawaslu, Melakukan Silaturahmi Sekaligus Tatap Muka Dengan Kapolres Pulau Buru

Daerah

Pemkab Humbahas Buka Verifikasi Faktual Seleksi Calon Pimpinan Baznas Perioade 2024-2029

Banten

Ksatria Karadenan Volly Club (KKVC) melaju Di Semifinal, Turnamen Kejurda Volly Piala Ketua DPRD Kota Bandung

Daerah

Bupati Indramayu Luncurkan Program T-Samsat, Targetkan PAD Meningkat Lewat Autodebet Pajak Kendaraan

Cirebon

Kapolresta Cirebon Pimpin Patroli Roda Dua Berikan Bantuan Kepada Anak Asuh Stunting

Daerah

Masyarakat kepulauan Nias Aksi Damai Suarakan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias