IDN Hari Ini, Indramayu – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah menyiapkan program besar berupa pembangunan 20 ribu unit rumah subsidi khusus untuk nelayan di seluruh Indonesia. Peluang ini langsung disambut cepat oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyatakan komitmennya untuk mengajukan sebanyak-banyaknya unit rumah bagi nelayan Indramayu yang belum memiliki hunian layak.
Hal itu disampaikannya saat meninjau pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Rabu (9/4/2025).
“Nanti kita kejar. Saya sudah instruksikan DPKPP dan Diskanla untuk segera buat permohonan ke Kementerian PKP. Jumlahnya sebanyak-banyaknya. Nanti saya langsung yang temui Pak Menteri Ara,” tegas Lucky.
Menurutnya, jumlah nelayan di Indramayu sangat besar karena letak geografis kabupaten ini berada di pesisir utara Jawa Barat. Namun, banyak dari mereka masih hidup dalam kondisi serba kekurangan, bahkan belum memiliki rumah tetap.
“Banyak sekali nelayan kita yang tidak punya rumah. Dari kecil sampai punya anak kecil, masih ngontrak. Bahkan ada yang tinggal di bantaran muara atau tanah timbul,” ungkap Lucky prihatin.
Melihat kenyataan itu, Lucky menilai program rumah subsidi ini menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas hidup nelayan. Pemkab pun siap menyediakan lahan meskipun diakuinya hal itu bukan tugas mudah.
“Biasanya mereka tidak ingin terlalu jauh dari lokasi tinggal semula yang dekat dengan laut. Tapi prinsipnya, Pemkab siap. Kita akan cari lokasi yang sesuai dan layak,” katanya.
Dalam kunjungan ke lokasi pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera, Lucky juga meninjau progres pembangunan rumah, pusat kuliner, serta sentra kerajinan UMKM yang merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat pesisir.
“Kunjungan ini untuk memastikan pembangunan berjalan optimal. Kami juga cek data agar bantuan tepat sasaran,” jelasnya.
Diketahui, Kampung Nelayan Sejahtera dibangun di atas lahan seluas 9.977,15 m² dengan anggaran pengadaan tanah sebesar Rp 4,6 miliar dari APBD Pemkab Indramayu. Di lokasi tersebut, dibangun 93 unit rumah dari dana Kementerian Sosial RI, serta fasilitas masjid, zakat center, dan UMKM yang dibiayai Baznas RI.
Lucky berharap ke depan jumlah rumah untuk nelayan terdampak banjir rob bisa ditambah lagi, dan pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk realisasi kelanjutan program ini. (Saudi)










