Intervensi Petugas BRI Doloksanggul, Nasabah Sampai Drop Masuk IGD

IDN Hari Ini, Humbang Hasundutan – Diduga akibat intervensi dan intimidasi dari oknum petugas Bank BRI Unit Doloksanggul, seorang nasabah bernama Murni Sarima Sopianna Purba dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Doloksanggul pada Rabu malam (29/4/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.

Kejadian ini mengejutkan warga sekitar dan memantik kecaman dari berbagai pihak. Aleng Simanjuntak, SH, dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang berada di lokasi, menyayangkan tindakan arogan yang dilakukan oleh seorang oknum petugas BRI yang diketahui bernama Nurma Ida Siregar.

“Jangan hanya karena target penagihan kredit macet, lantas menggunakan cara-cara tidak profesional. Apalagi sampai melibatkan suami petugas untuk menagih ke rumah nasabah di luar jam kerja,” ujar Aleng.

Menurut keterangan orangtua korban, Muller Purba, tindakan intimidasi terhadap Murni telah terjadi berulang kali. “Nurma sering memaki anak saya melalui WhatsApp dan secara langsung. Bahkan pernah memasang stiker di rumah kami yang bertuliskan bahwa pemilik rumah adalah nasabah penunggak,” ujar Muller.

Akibat pemasangan stiker tersebut, usaha yang digeluti Murni mengalami penurunan drastis dalam jumlah pesanan. Lebih lanjut, Muller mengungkapkan bahwa oknum petugas bersama suaminya bahkan nekat masuk hingga ke kamar pribadi Murni dan merampas ponsel korban. Tindakan tersebut memicu syok berat hingga menyebabkan Murni pingsan.

Sampai berita ini diturunkan, Murni masih menjalani perawatan intensif di RSUD Doloksanggul dan dalam kondisi belum stabil.

Sementara itu, Kepala BRI Unit Doloksanggul, Hardi D. Situmeang, saat dikonfirmasi terkait pemasangan stiker di rumah nasabah, menyebutkan bahwa tindakan tersebut telah sesuai prosedur BRI.

“Surat Peringatan satu, dua, dan tiga sudah disampaikan namun tidak ada respon dari nasabah. Untuk sikap dan tindakan petugas, nanti akan kami atur waktu untuk klarifikasi langsung dengan yang bersangkutan,” jelas Hardi.

Peristiwa ini membuka kembali sorotan terhadap praktik penagihan di lapangan yang kerap menimbulkan polemik, terlebih jika dilakukan di luar koridor etika dan hukum yang berlaku. (Manda M)

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Nias Gelar Acara Buka Puasa Bersama dan. Safari Ramadhan 1445 H

Daerah

Forum Koordinasi PPS dan Rembuk Stunting Dihadiri oleh Wakil Bupati Martua Sitanggang

Daerah

Perkuat Soliditas Jelang 2029, DPC PKB Indramayu Klaim Jadi Role Model Strategi Pemenangan

Cirebon

Polresta Cirebon Libatkan 1.443 Personil Gabungan Selama Operasi Lilin Lodaya 2024

Metropolitan

Bahaya’Kebangkitan Khilafah’ Mulai Diselidiki Polisi

Uncategorized

Ada Mafia Tanah Di lingkungan PT KAI ?,Manfaatkan Tanah Ahli Waris H.Katang Bin Djafar Untuk Kepentingan Pribadi

Daerah

Pengumuman Akhir Masa Jabatan Wali Kota dalam Rangka Rapat Pengumuman Penetapan Wali Kota dan Wakil Walikota Gunungsitoli Hasil Pilkada 2024

Daerah

Disdukcapil Humbahas Tetap Buka Pelayanan di Hari Libur Lebaran