IDN Hari Ini, Kota Tangerang – Proyek peningkatan Jalan Rasuna Sa’id menuju kawasan Pinang, Kota Tangerang, menimbulkan kemacetan parah dan menuai keluhan dari warga serta pengguna lalu lintas.
Proyek yang dilaksanakan oleh PT. Listria Persada dengan pagu anggaran sebesar Rp1.907.318.000 ini disebut tidak memperhatikan dampak sosial secara menyeluruh.
Sejak dimulainya pekerjaan konstruksi di ruas jalan tersebut, arus lalu lintas menjadi tersendat, terutama pada jam-jam sibuk. Warga sekitar merasa aktivitas mereka terganggu, termasuk mobilitas anak sekolah, pekerja, hingga pedagang yang biasa beroperasi di sepanjang jalur tersebut. (8/05/2025)
AS, salah satu warga yang terdampak, menyatakan kekecewaannya terhadap pelaksana proyek. “Seharusnya pihak pelaksana dari PT. Listria Persada melakukan pendekatan lebih menyeluruh kepada warga yang terdampak. Kami jadi tidak bisa beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.
AS juga menilai bahwa tidak adanya sosialisasi yang cukup dari pelaksana menimbulkan kebingungan di masyarakat. “Tiba-tiba ada penutupan dan pengalihan jalan tanpa pemberitahuan yang jelas. Ini sungguh sangat merepotkan,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Listria Persada belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan warga maupun upaya pengaturan lalu lintas yang memadai selama proyek berlangsung.
Proyek ini merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan kota yang dicanangkan pemerintah daerah. Meski bertujuan meningkatkan kualitas jalan, pelaksanaan teknis di lapangan diharapkan tidak mengabaikan kenyamanan dan hak warga. (T.Red)










