IDN Hari Ini, Indramayu- Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan pendapatan daerah terus menjadi prioritas berbagai pihak di Indramayu. Salah satunya dilakukan Jasa Raharja Cabang Indramayu yang menggelar Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di Barrak Café & Resto, Kamis sore (22/5/2025).
Acara tersebut dihadiri banyak pihak terkait, mulai dari Jasa Raharja, Samsat Indramayu dan Haurgeulis, Satlantas Polres Indramayu, Diskominfo, Dinas Perhubungan, Badan Pendapatan Daerah hingga Bank BJB. Semuanya berkumpul untuk memperkuat koordinasi dan menyusun langkah bersama.
“Melalui forum ini kita perkuat sinergi, demi lalu lintas yang aman dan penerimaan daerah yang terus meningkat,” ungkap Kepala Cabang Jasa Raharja Indramayu, Afriyanti.
Afriyanti menjelaskan, selain memberikan santunan bagi korban kecelakaan, Jasa Raharja mendorong edukasi keselamatan berlalu lintas sekaligus mengajak masyarakat rutin membayar pajak kendaraan. Pasalnya, dana santunan berasal dari sumbangan wajib kendaraan bermotor dan iuran penumpang angkutan umum.
“Semakin banyak yang tertib pajak, maka perlindungan kepada masyarakat juga semakin optimal,” tegasnya.
Tak hanya itu, Jasa Raharja menyiapkan sejumlah program keselamatan berbasis data dan teknologi yang melibatkan banyak pihak, mulai dari edukasi publik, kolaborasi multi-instansi hingga inovasi digital.
Sementara itu, kabar baik datang dari Samsat Indramayu dan Haurgeulis. Kepala P3D Wilayah Kabupaten Indramayu II/Samsat Haurgeulis, Deni Handoyo, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan penerimaan pajak kendaraan bermotor.
“Program pemutihan pajak sangat efektif. Hingga 21 Mei 2025, Samsat Indramayu dan Haurgeulis masuk 10 besar tertinggi se-Jawa Barat, masing-masing di peringkat lima dan enam,” jelasnya.
Kepala Bidang IKP Diskominfo Indramayu, Agus Muttaqien, turut menegaskan dukungan pihaknya dalam kampanye keselamatan berlalu lintas dan edukasi pajak kendaraan. “Kami siap bersinergi dengan berbagai pihak untuk terus mengajak masyarakat taat pajak dan tertib lalu lintas,” ujarnya.
Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan menciptakan ekosistem transportasi yang lebih aman, nyaman, dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. (Saudi)










