Home / Regional

Minggu, 6 Februari 2022 - 22:55 WIB

Korban Tanah Longsor, 2 Anak Meninggal


Jakarta, IDN Hari Ini — Sebanyak empat warga menjadi korban dalam peristiwa bencana tanah longsor di Kampung Bakom, Desa Cikancana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu (6/2). Dua dari empat korban di antaranya meninggal dunia.
Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Hadi Rahmat mengatakan, kejadian longsor tersebut terjadi pada Minggu (6/2) pukul 03.30 WIB.

“Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Sukaresmi, sehingga menyebabkan longsoran yang menimpa satu unit rumah di bawahnya,” kata Hadi membeberkan kronologi kejadian longsor.


Selain satu rumah rusak berat, longsor juga berdampak pada terancamnya satu unit rumah lainnya.

Adapun identitas korban meninggal dunia yaitu anak bernama Nurvitasari usia 11 tahun dan Nazwa Nurvita Tanti (4).

Sedangkan, dua orang yang mengalami luka berat yakni Eti Ernalawati dan Yayan.

“Untuk korban luka sudah dibawa ke RSUD Cimacan,” ujar Hadi.

BPBD Kabupaten Cianjur memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar selalu waspada. Serta memberikan bantuan logistik berupa makanan.( IDN )

Share :

Baca Juga

Cirebon

Selama Maret – April 2024, Satresnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 10 Kasus Sabu-Sabu Hingga OKT

Daerah

Bupati Humbahas Menghadiri Wisuda Dan Pengukuhan,” 9 SMA Dari Humbahas Masuk Menjadi SMA Unggulan DEL”

Banten

Dinas Perkimtan Kota Tangerang, Hadirkan Layanan Sedot Tinja Untuk Program Sanitasi Aman 2045

Daerah

Kunjungan Kemenko Marves Ke Food Estate, Disambut Bupati Panen Bawang Memuaskan 10 ton per Ha

Daerah

Pemkab Samosir Sambut Hangat TP, PKK Kota Jambi Untuk Study Tiru Ke Samosir

Daerah

Kedutaan Besar Belanda Kunker Ke Food Estate dan TSTH2 Humbahas

Banten

Danrem 052/Wkr, Dampingi Pangdam Jaya Dalam Kunjungannya Ke PT Arwana Citramulia Tbk

Banten

“Ketidaksetaraan Pembangunan: Warga RW 008 Selapajang Jaya – Neglasari Kota Tangerang, Terus Berjuang dengan Tantangan dan Keterbatasan”