Home / Jateng

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:36 WIB

Dari Kopi LUBER, Terbentuk Komunitas Ngreksa_Bangsa: “Akar Rumput Penjaga Indonesia” untuk Wujudkan Ketahanan Budaya

IDN Hari Ini, Banyumas- Komunitas Ngreksa_bangsa resmi dibentuk dalam diskusi publik yang digelar di Kopi LUBER (Rumah Kebangsaan), Banyumas pada [Kamis Malam Jumat 25/6/2026].

Pembentukan ini menegaskan komitmen gerakan akar rumput dalam mewujudkan “Ketahanan Budaya” sebagai pondasi Indonesia Raya.

Diskusi mengusung pernyataan sikap: “Akar Rumput Penjaga Indonesia”. Penekanan ini menempatkan masyarakat desa, pelaku seni, pegiat, UMKM, guru, pemuda, dan keluarga sebagai subjek utama penjaga identitas bangsa.

Dimas Oki Nugroho – Mantan Staf Kepresidenan “Ketahanan sebuah negara diuji dari seberapa kuat akarnya. Jika budaya akar rumput mati, maka Indonesia Raya hanya tinggal nama. Negara harus hadir melindungi ruang hidup budaya, bukan menggantikannya.”

Sebagai generasi muda, Raditya Bagus – Sinematografer dan Konten kreator dari Djogja membagikan pengalamannya peserta yang hadir diajak untuk melihat ekonomi kreatif sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru yang mampu menciptakan nilai tambah ekonomi, memperkuat identitas daerah, serta mendorong pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Erabolasi, dan Kolaborasi antara akdemisi, pemerintah, komunitas, media dan pegiat menjadi pondasi penting dalam membangun ekosistem yang kuat dan berdaya saing.

“Dokumentasi adalah bentuk perlawanan paling halus. Lewat film, foto, dan arsip digital, kita memastikan cerita-cerita dari desa tidak hilang ditelan zaman. Itu tugas kita sebagai penjaga memori bangsa.”

Diskusi dimoderatori oleh Bambang Edi Sunarto – Pekerja Sosial Masyarakat Provinsi JawaTengah, yang juga Pengurus Yayasan Sanggar KAMULYAN Sinduredja.

Beliau menekankan pentingnya kerja kolektif di tingkat komunitas.
“Ngreksa_bangsa lahir dari bawah. Dari sanggar, dari warung kopi, dari orang-orang yang tiap hari merawat tradisi tanpa sorotan. Kopi LUBER jadi titik temu pertama kita,” ujarnya.

Tiga Komitmen Awal Komunitas Ngreksa_bangsa:
1. Ngreksa Ruang: Mengaktifkan Kopi LUBER dan sanggar-sanggar di Banyumas sebagai pusat belajar, berkarya, dan berjejaring budaya.
2. Ngreksa Generasi: Membina pemuda dan anak menjadi juru rawat tradisi, kreator konten budaya, dan pengelola ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
3. Ngreksa Jejaring: Membangun kolaborasi lintas komunitas di Jawa Tengah dan nasional untuk memperkuat ketahanan budaya bersama.

Ngreksa_bangsa_ adalah komunitas kolektif. Komunitas ini berangkat dari kesadaran

Liputan Suho/Pegiat Desa/Pegiat Budaya/Ketua Yayasan Sanggar KAMULYAN Sinduredja/Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat/Komite Ekonomi Kreatif Jawa Tengah. (Sugito)

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemilu di Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo Lancar dan Sukses

Daerah

Terdakwa Komisioner KPU Wonosobo Riswahyu Raharjo, Dituntut 1 Tahun 3 Bulan Penjara Oleh JPU Kejari Wonosobo

Daerah

Afif Nurhidayat dan Amir Husein, Siap Pimpin Wonosobo Dengan Komitmen Bawa Perubahan Positif

Daerah

Perlindungan Sosial Pekerja Migran Indonesia dan Kondisi Potensi Ekonomi Purna Pekerja Migran oleh Migran Care

Daerah

Lebih dari Sekadar Profesi: Dokter dan Perawat RSUD Batang Melayani dengan Sepenuh Hati

Daerah

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, MAFINDO Wonosobo Bekali Guru Literasi Digital dan Pemanfaatan AI

Daerah

Jabatan Kepala Desa di Kabupaten Wonosobo diperpanjang dan dikukuhkan : Ucapan Terima Kasih dan Harapan Kepala Desa untuk Masa Depan

Daerah

Pergantian Kepala Sekolah di SLTPN 1 Kaliwiro Wonosobo, Menyemangati Harapan Pendidikan