Home / Daerah / Jateng / Metropolitan / Nasional / Pendidikan / Regional / Wonosobo

Sabtu, 27 September 2025 - 14:18 WIB

Tingkatkan Kapasitas Pendidik, MAFINDO Wonosobo Bekali Guru Literasi Digital dan Pemanfaatan AI

IDN Hari Ini,Wonosobo – Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (MAFINDO) wilayah Wonosobo menggelar sosialisasi literasi digital bagi para guru di Aula Disdikpora Kabupaten Wonosobo pada hari ini, Sabtu (27/09/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemanfaatan media sosial dan kecerdasan buatan (AI) secara positif dan konstruktif, khususnya dalam dunia pendidikan.

Acara ini diikuti oleh perwakilan guru dari 15 kecamatan di seluruh Kabupaten Wonosobo, yang mewakili berbagai jenjang pendidikan.

Para peserta dibekali pemahaman praktis mengenai pemanfaatan media sosial dan teknologi AI dalam pembelajaran, sekaligus cara efektif untuk mencegah penyebaran hoaks di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Dalam sambutannya, Koordinator MAFINDO  wilayah Wonosobo, Astin Meiningsih, menekankan peran penting guru sebagai teladan di ruang digital.
“Guru memiliki peran strategis untuk menjadi contoh bagi siswa dan masyarakat dalam menggunakan teknologi,” ujar Astin.

Ia menambahkan bahwa dengan literasi digital yang kuat, antar kelompok masyarakat dari berbagai daerah bisa saling menginspirasi, menggugah, berbagi, membangun, dan berempati.

Sementara itu, Dr. Drs. Musofa, M.Pd., Kadisdikpora Wonosobo, dalam sambutannya memberikan tiga pesan kunci kepada para guru. Pertama, ia mengingatkan agar kemudahan teknologi tidak membuat ketajaman berpikir melemah.

“Tangan kanan kita lebih kuat daripada tangan kiri kita karena lebih sering digunakan. Oleh karena itu, dengan teknologi saat ini jangan sampai kita terlena dan tidak mengasah pikiran kita,” pesannya.

Kedua, Dr. Musofa menekankan pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi. “Kecanggihan teknologi harus diimbangi dengan etika, jangan sampai dimanfaatkan tidak sesuai dengan kaidahnya. Manfaatkan teknologi untuk kebermanfaatan orang banyak.”

Ketiga, ia mendorong para guru untuk terus belajar dan menularkan ilmu yang didapat. “Belajar hal baru merupakan kewajiban dan kebutuhan kita. Maka ikutilah pelatihan ini dengan semangat dan serius, dan segera tularkan kepada murid-murid Anda.”

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pendidik di Wonosobo dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di era digital, sekaligus memperkuat peran mereka sebagai agen penangkal hoaks dan pionir pemanfaatan AI untuk pendidikan yang lebih berkualitas. (Sugito)

Share :

Baca Juga

Daerah

Acara Tasyakuran dan Konsolidasi Struktural Partai Gerindra Kabupaten Wonosobo untuk Bacagub Jateng

Daerah

Godol Dibalik Konflik IPK dan PKN di Pancurbatu

Cirebon

Warga Antusias Serbu Operasi Pasar Beras Murah Satgas Pangan Polresta Cirebon, Bulog, Dan IJTI Cirebon Raya

Pendidikan

Metode Gasing Dipopulerkan Dari Humbahas Dikembangkan Menjadi Pelajaran Wajib Di Seluruh Sekolah di Indonesia

Daerah

Wagub Samosir Gelar Open house 2024 Guna Mempererat Silaturahmi Dan Kebersamaan

Daerah

Polres Nias Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2024

Daerah

Pemkab Humbahas Hadiri Pelaksanakan Sosialisasi Pengawasan Netralitas ASN, TNI/ Polri dan Kepala Desa

Daerah

Percepat Pemulihan Pasca Bencana, Bupati Humbang Hasundutan Pimpin Rapat Penyusunan Dokumen R3P