Pemkab Humbahas Bergerak Cepat Tangani Jalan Longsor di Desa Hauagong

IDN Hari Ini, Humbang Hasundutan- Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan dalam beberapa waktu terakhir mengakibatkan terjadinya longsor di ruas jalan provinsi di Desa Hauagong, Kecamatan Pakkat, yang menghubungkan Kecamatan Pakkat dengan Kecamatan Tarabintang.

Akibatnya, sebagian badan jalan tertutup material longsor sehingga menghambat mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan aktivitas perekonomian.

Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH menginstruksikan Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Humbang Hasundutan Bernard M Simamora untuk segera bergerak cepat melakukan penanganan darurat.

Selanjutnya, BPBD Humbahas berkoordinasi secara intensif dengan UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai pihak yang berwenang atas ruas jalan tersebut.

Penanganan bencana di lapangan pada Jumat, (26/6/2026), dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Camat Pakkat Hemat A. Sitanggang, didukung Pemerintah Desa Hauagong, Pemerintah Desa Siambaton, instansi terkait, masyarakat setempat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Dalam penanganan tersebut dikerahkan alat berat berupa excavator, trado, dan backhoe loader untuk mempercepat proses pembersihan material longsor dan pemulihan akses jalan.

Tahap awal penanganan difokuskan pada pemasangan cerucuk sebagai tanggul penahan, pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan, serta pengamanan lokasi guna mencegah terjadinya kecelakaan dan mengantisipasi longsor susulan.

Berkat sinergi seluruh pihak, akses jalan kini telah dapat difungsikan kembali secara terbatas sehingga masyarakat dapat kembali melintas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sementara itu, proses perbaikan permanen akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sesuai dengan kewenangannya.

Kalak BPBD Bernard M. Simamora menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar penanganan permanen dapat segera dilakukan.

Penanganan darurat ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah untuk memastikan akses masyarakat tetap terbuka.

Masyarakat diimbau agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi, terutama apabila hujan deras kembali turun karena masih berpotensi terjadi longsor susulan.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan koordinasi yang baik mampu mempercepat penanganan bencana. (Manda)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Samosir Usulkan Penanganan Jalan Propinsi Pada Pra Musrembang RKPD Sumut 2025

Daerah

Truk Bermuatan Pupuk Terjun ke Jurang di Kaliwiro, Sopir Selamat

Daerah

Selama Februari 2024, Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap 8 Kasus Kejahatan

Buru

Kunjungan Kerja Kapolres Pulau Buru Bersama Ketua dan Pengurus Bhayangkari Cabang Pulau Pulau Buru Ke Polsek Namlea

DKI

Menkominfo Johnny G Plate Sekaligus Sekjen Partai Nasdem, Akhirnya Resmi Ditahan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi BTS

Daerah

Rapat Paripurna DPRD Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Nota Pengantar P-APBD 2024

Daerah

Ketua Yayasan Kudus 03 BKNP inisial S, Di Duga Merampas Hak Asuh Orang lain, Orang tua Asuh Dan Keluarga Keberatan

Daerah

Kelahiran Ternak Sapi/Kerbau Hasil Inseminasi Buatan Atau Kawin Suntik