Home / Cirebon

Kamis, 3 Maret 2022 - 17:40 WIB

Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Harus Mampu Tekan Kebocoran

Indonesia hari ini, Com, perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Giri Nata harus mampu menekan angka kebocoran, hingga batas maksimal 20 persen. Selain itu, Perumda Tirta Giri Nata juga diminta terus berinovasi, khususnya dalam  memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Hal itu dikemukakan, Wali Kota Cirebon, H.Nashrudin Azis, menghadiri HUT ke-64 Perumda Tirta Giri Nata, Senin (1/3/2022).

“Saya selalu ingatkan perusahaan daerah milik Pemda Kota Cirebon harus berkembang dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan,” kata Azis.

Baca Juga  Gagalkan Aksi Tawuran, Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Amankan 17 Pemuda

Azis mengapresiasi perbaikan manajemen yang dilakukan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata. Meski dari sisi produksi mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19.

“Manajemen sudah sangat baik, tinggal mengoptimalkan sisi produksi setelah dua tahun terdampak pandemi,” katanya.

Ia mengingatkan, Perumda Air Minum Tirta Giri Nata harus mampu menekan angka kebocoran, meski tak dipungkiri, salah satu penyebab kebocoran karena pipa yang termakan usia.

“Jaringan pipa milik Perumda Air Minum Tirta Giri Nata sejak zaman Belanda. Maka sudah saya sampaikan harus ada revitalisasi jaringan pipa tersebut,” katanya.

Baca Juga  Cegah Kriminalitas Saat Ramadhan, Polsek Dukupuntang Polresta Cirebon Laksanakan Patroli Malam

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata, Sopyan Satari, mengatakan, untuk mendeteksi kebocoran pihaknya menggunakan sistem distrik meter air. Cara kerjanya dengan melokalisir air di suatu wilayah dan memasang meter induk air.

“Air yang masuk ke meter induk berapa dan ke pelanggan berapa. Selisihnya adalah kebocoran. Di situ petugas bisa melacak dan langsung memperbaiki,” tuturnya

Baca Juga  Ketua KID Kabupaten Cirebon Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Jaga Kondusifitas

Dengan cara itu, pihaknya optimistis mampu menekan angka kebocoran air.

“Kami akan berusaha dengan inovasi yang kami miliki untuk meminimalisir kebocoran,” katanya.

Sementara terkait penurunan produksi air, dijelaskan Sopyan, penyebabnya aktivitas di sektor pariwisata seperti restoran dan hotel sejak pandemi menurun. Otomatis pihaknya hanya melayani pelanggan rumah tangga

“Tarif dan penggunaan air antara sektor pariwisata dengan rumah tangga berbeda. Hal itu yang mempengaruhi menurunnya produksi,” katanya. (Nur/rilis)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Kapolresta Cirebon Hadiri Upacara Hari Santri Nasional 2023

Cirebon

Pastikan aman, QR Polsek Kedawung Polres Cirebon Kota gelar KRYD pantau Kamtibmas Kewilayahan

Cirebon

Polresta Cirebon Laksanakan Pengamanan Jalur Event Pemecahan Rekor MURI Sepeda Beregu

Cirebon

Polresta Cirebon Amankan 3 Orang Pengguna Sabu – Sabu

Cirebon

Tim Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Gagalkan Aksi Tawuran, 14 Pemuda Diamankan

Cirebon

SMAN. 6 Kota Cirebon Memperingati Maulid Nabi

Cirebon

Polsek Arjawinangun Polresta Cirebon Giat Operasi Knalpot Bising dan Mendapatkan Apresiasi Masyarakat

Cirebon

Police Goes To School, Kapolsek Talun Berikan Bimbingan dan Penyuluhan Kepada Pelajar

Contact Us