IDN Hari Ini, Indramayu – Upaya serius Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam menyerap gabah petani mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian (Kementan). Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Oscar Tri Yoga Semendawai, menyatakan kekagumannya atas kesigapan Pemkab Indramayu bersama Bulog dan TNI yang turun langsung ke lapangan demi memastikan harga gabah petani tetap stabil.
“Langkah nyata yang dilakukan Indramayu sangat luar biasa. Sebagai daerah dengan produksi pertanian terbesar di Indonesia, wajar jika Indramayu mendapat perhatian khusus. Panen raya ini harus menjadi berkah bagi petani karena adanya kepastian harga dari pemerintah,” ujar Oscar saat meninjau kegiatan penyerapan gabah, Jumat (11/4/2025).
Harga gabah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram, harga yang menurut Oscar sangat layak dan memberi kepastian bagi petani.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, mengatakan pihaknya memahami kekhawatiran petani terkait dinamika harga di tengah panen raya. Untuk itu, seluruh elemen pemerintah daerah telah dikerahkan guna memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi gabah.
“Ini langkah nyata kita semua untuk mensejahterakan petani di Kabupaten Indramayu. Mulai dari petugas lapangan, lokasi gudang, hingga armada angkut sudah kita siapkan semua,” tegas Wabup Syaefudin.
Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa harga Rp6.500 per kilogram merupakan harga di atas truk, yang artinya petani tidak terbebani ongkos angkut. Selain itu, Bulog juga tengah menambah kapasitas penyimpanan dari delapan gudang yang telah ada, guna menampung gabah dan beras petani.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heriyanto, menjelaskan bahwa wilayah panen saat ini meliputi Gantar, Haurgeulis, Kroya, Gabuswetan, Terisi, dan Cikedung. Di tiap wilayah tersebut telah disiagakan Posko Sergab (Serap Gabah), yang merupakan kolaborasi antara Pemkab Indramayu, Bulog, TNI, dan mitra.
“Setiap desa yang panen, langsung kami siapkan Posko Sergab untuk percepatan penyerapan gabah. Petugas Bulog, Babinsa TNI, dan DKPP siap bekerja di lapangan,” ungkap Sugeng.
Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan harga gabah petani tetap stabil, dan kesejahteraan petani di Kabupaten Indramayu dapat terus meningkat.(Saudi)










