IDN Hari Ini, Wonosobo – Yayasan SARI (Sosial, Analysis, Research Institute), Inklusi dan Migrant Care menyelenggarakan workshop bertajuk “Penguatan Kapasitas Pengelolaan dan Pencatatan Keuangan Koperasi Berbasis Digital” di Kabupaten Wonosobo.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengurus koperasi dalam mengelola keuangan secara transparan dan akuntabel dengan memanfaatkan teknologi digital. 
Workshop yang digelar pada hari ini, 22/05/2025 dihadiri oleh puluhan pengurus koperasi se-Wonosobo.
Dalam sambutannya, Tri Hananto selalu Ketua Yayasan SARI menyampaikan, bahwa transformasi digital dalam pengelolaan keuangan koperasi menjadi kebutuhan mendesak di era modern.
“Koperasi sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Dengan sistem pencatatan keuangan digital, diharapkan koperasi dapat meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan manual, dan memudahkan pelaporan,” ujarnya.
Materi workshop mencakup:
1. Prinsip Akuntansi Dasar untuk Koperasi
2. Pemanfaatan Aplikasi Keuangan Digital (contoh: Accurate, Zahir, atau software khusus koperasi)
3. Penyusunan Laporan Keuangan yang Sesuai Standar
4. Manajemen Kas dan Pengendalian Keuangan
Peserta juga mendapatkan informasi dari Riza sebagai Narasumber pendampingan praktik langsung menggunakan tools digital untuk memastikan pemahaman yang komprehensif.
“Selama ini kami masih menggunakan pencatatan manual, sehingga rentan terjadi kesalahan. Workshop ini sangat membantu kami memahami sistem digital yang lebih terstruktur.”
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan Yayasan SARI untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penguatan kelembagaan koperasi.
Ke depannya, Yayasan SARI berencana memperluas pelatihan serupa ke daerah lain guna mendukung percepatan transformasi digital sektor usaha mikro dan koperasi. (Sugito)










