Home / Daerah / Ekonomi / Jateng / Metropolitan / Nasional / Regional / Wonosobo

Kamis, 21 Agustus 2025 - 17:46 WIB

Tingkatkan Kapasitas PMI dan Keluarganya di Wonosobo, Dorong Partisipasi dalam Proses Politik dan Perencanaan Pembangunan

IDN Hari Ini, Wonosobo– Guna memperkuat peran Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan keluarganya dalam proses pembangunan, Program Inklusi Kemitraan Australia-Indonesia bersama Yayasan SARI, Pemerintah Kabupaten Wonosobo, dan Migrant CARE menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 21-22 Agustus 2025, di Wonosobo.

Workshop ini dirancang untuk membekali PMI dan keluarga dengan pengetahuan serta strategi untuk berpartisipasi aktif dalam proses politik dan perencanaan anggaran pembangunan daerah, khususnya melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten.

Program Inklusi adalah kemitraan Australia-Indonesia yang bertujuan menciptakan masyarakat yang inklusif, dengan fokus pada pemberdayaan kelompok rentan, termasuk pekerja migran, untuk berpartisipasi dalam pembangunan

Tri Hananto, Ketua Yayasan SARI selaku penyelenggara, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas ini. “Pekerja migran dan keluarganya termasuk kelompok rentan yang kerap terpinggirkan dalam perencanaan pembangunan, termasuk untuk usaha yang berbasis usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Musrenbang Kabupaten Wonosobo ini seharusnya menjadi forum yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi semua elemen masyarakat untuk menyuarakan kepentingannya,” ujarnya.

Program Inklusi sendiri telah menjangkau 13 kelompok Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi) di Wonosobo. Desa-desa tersebut tersebar di Kecamatan Sukoharjo (Rogojati, Mergosari, Sukoharjo, Tlogo), Kecamatan Leksono (Lipursari, Manggis, Kalimendong), Kecamatan Watumalang (Kuripan, Gondang), serta Kecamatan Kertek (Ngadikusuman, Sindupaten, Bojasari, Suren Gede).

Adapun tujuan workshop ini dirinci dalam tiga poin utama:

1. Memberikan pemahaman peserta tentang konsep perencanaan pembangunan yang partisipatif.

2. Memberikan pemahaman tentang sistem perencanaan dan penganggaran daerah.

3. Merumuskan strategi optimalisasi partisipasi PMI serta langkah praktis untuk membangun perencanaan pembangunan yang inklusif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pekerja migran dan keluarganya di Kabupaten Wonosobo tidak hanya dikenal sebagai pahlawan devisa yang berkontribusi melalui remitansi, tetapi juga dapat berperan nyata dalam menentukan arah kebijakan pembangunan yang lebih berpihak dan memenuhi kebutuhan masyarakat akar rumput. (Sugito)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Minimalisir Kriminalitas, Polres Cirebon Kota gelar KRYD Pasca Pilkada

Cirebon

Antisipasi Tawuran, Polsek Sedong Tingkatkan Patroli Pada Malam Hari

Daerah

Bupati Humbahas Hadiri Sinode Godang HKBP 

Daerah

Wali Kota Gunungsitoli Pimpin Rapat Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Siang Bergizi Gratis

Daerah

Bupati Lantik TP. PKK dan TP. Posyandu Kab.Humbahas

Daerah

Musrenbang di Paranginan Humbahas “Pembangunan Skala Prioritas”

Cirebon

Pengurus PMI Kota Cirebon Dilantik, Wali Kota Dorong Penguatan Layanan Kemanusiaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Daerah

MS Kanit 1 Reskrim Polres Nias, Rampas Handphone Wartawan Saat Konfirmasi