IDN Hari Ini, Nias -Puluhan masyarakat bersama sejumlah tokoh mendatangi Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0213/Nias di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara. (28/03/2025)
Aksi damai ini dipimpin oleh BZ Zebua sebagai bentuk dukungan terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta penetapan Revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang telah disahkan melalui sidang paripurna di Gedung DPR RI pada 20 Maret 2025 lalu.
Masyarakat yang melintas sempat bertanya-tanya terkait aksi yang berlangsung di depan Markas Kodim 0213/Nias. Namun, aksi ini bukanlah bentuk unjuk rasa menentang, melainkan wujud dukungan kepada TNI, khususnya dalam tugasnya di Kepulauan Nias.
BZ Zebua, seorang pensiunan PNS Dinas Pariwisata Kabupaten Nias sekaligus tokoh pemekaran Kabupaten Nias Utara, memimpin massa memasuki area dalam markas sambil membentangkan delapan spanduk dan baliho bertuliskan dukungan kepada TNI.
Sejumlah spanduk tersebut bertuliskan, antara lain:
– Kami elemen masyarakat Gunungsitoli pendukung disahkannya RUU TNI.
– Semoga TNI semakin jaya, NKRI harga mati.
– Dukung TNI dalam perubahan untuk keselamatan bangsa dan negara Republik Indonesia.
– Dukung tentara berantas premanisme dan bandar narkoba serta Pekerjaan Bapak Tentara murni untuk memajukan rakyat Indonesia bukan untuk kepentingan instansi, saatnya rakyat berbicara.
Ketua LSM Fraksi Kepulauan Nias, Sediyaman Giawa, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk terima kasih masyarakat kepada TNI atas berbagai program yang telah berjalan, seperti karya bakti di bidang pertanian, nelayan, bedah rumah, bencana alam, dunia pendidikan, serta peran aktif TNI bersama Polri dalam memberantas narkoba.
“Kami menyampaikan dukungan kepada TNI dan meminta kepada Bapak Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengesahkan dan menetapkan RUU TNI menjadi undang-undang, ujar Sediyaman.
Menanggapi aksi tersebut, Letnan Satu Infanteri Jambor Harefa mengapresiasi dukungan masyarakat. “Mari kita tetap bergandengan tangan untuk menjaga dan mengamankan NKRI,” pesannya.
Aksi damai ini diakhiri dengan pemasangan spanduk dan baliho di pagar depan Markas Kodim 0213/Nias. Beberapa revisi dalam UU TNI yang disahkan mencakup jabatan TNI aktif di 14 kementerian atau lembaga sipil, batas usia pensiun bagi setiap tingkatan atau pangkat, serta tugas TNI dalam membantu menanggulangi ancaman siber dan melindungi warga negara di luar negeri.
Berdasarkan pemantauan awak media, aksi ini berlangsung dengan aman dan kondusif. Massa hanya membawa spanduk sebagai alat peraga tanpa adanya tindakan anarkis, serta membubarkan diri dengan tertib setelah aksi selesai. (SG)










