IDN Hari Ini, Indramayu – Momen Halalbihalal dimanfaatkan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu untuk mempererat tali silaturahmi serta memperkuat solidaritas dengan para Kuwu, Lurah, dan Camat se-Kabupaten Indramayu. Acara tersebut digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu pada Selasa (29/4/2025), dan dihadiri oleh ratusan perangkat pemerintahan desa.
Dalam sambutannya, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh hadirin. Ia juga memberikan apresiasi atas kehadiran para Kuwu, Lurah, dan Camat yang dinilainya sebagai mitra penting dalam pembangunan daerah, khususnya di tingkat desa.
“Saya diamanahkan masyarakat menjadi bupati, dan saya memandang Kuwu sebagai mitra kerja. Koordinasi dengan camat menjadi kunci dalam mengelola desa,” ujar Bupati Lucky.
Ia mengungkapkan rencana pembangunan koperasi desa yang akan didanai melalui Pendapatan Asli Desa (PADes). Program ini diharapkan bisa menjadi penggerak ekonomi lokal dan dijalankan secara selaras dengan kebijakan pemerintah pusat. Lucky juga menekankan pentingnya transparansi serta koordinasi, terutama jika ada kebijakan yang belum sepenuhnya dipahami oleh aparat desa.
Wakil Bupati Indramayu, Syaefudin, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada 309 Kuwu dan 8 Lurah yang hadir. Ia menekankan pentingnya peran Camat sebagai figur orang tua bagi para Kuwu dan mendorong sinergi yang kuat di antara seluruh jenjang pemerintahan desa.
“Pengelolaan sampah harus menjadi perhatian bersama, karena ini menyangkut kenyamanan dan keamanan lingkungan. Kami juga mengajak APDESI untuk terus mengaktivasi dan mereaktivasi program-program pembangunan yang ada,” ujar Wabup Syaefudin.
Ketua APDESI Indramayu yang juga Kuwu Desa Kebulen, Tarkani, mengaku terharu dan berterima kasih atas undangan halal bihalal di Pendopo, yang menurutnya baru pertama kali diadakan untuk seluruh Kuwu.
“Ini momen penting bagi kami. Kami siap mendukung program Pemda, mulai dari pembentukan koperasi desa hingga pengelolaan sampah. Namun, kami juga berharap fasilitas armada pengangkut sampah bisa ditingkatkan agar tidak terjadi penumpukan di TPS,” ungkap Tarkani.
Acara ditutup dengan sesi diskusi terbuka. Para Kuwu dan Lurah diberikan kesempatan menyampaikan langsung aspirasi, keluhan, maupun pertanyaan kepada Bupati dan Wakil Bupati, menjadikan acara ini sebagai ruang komunikasi yang konstruktif menuju Indramayu yang lebih baik. (Saudi)









