Home / Politik

Jumat, 29 Oktober 2021 - 16:39 WIB

Emrus Sihombing: NasDem Sebaiknya tidak Campuri Internal Golkar, Etika politik Jelas Hal Ini  Tidak Etis.

Jakarta, IDN Hari Ini – Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali mengatakan partainya terbuka untuk menjalin koalisi dengan partai manapun. Bahkan, Ali mengatakan, tidak menutup kemungkinan NasDem akan berkoalisi dengan Partai Golkar asalkan Ketum Golkar, Airlangga Hartarto tidak nyapres.

Menanggapi hal ini, pakar komunikasi politik Universitas Pelita Harapan, Emrus Sihombing mengatakan, sebaiknya NasDem tidak mencampuri internal Golkar. Karena dalam etika politik jelas hal tersebut tidak etis.

Baca Juga  BEM UI Sebut Binsar Panjaitan Arogan?

“Saya pikir partai politik itu jangan mencampuri internal politik yang lain. NasDem jangan mencampuri yang bukan dapurnya. Ini bisa dikatakan politik campur tangan dan menimbulkan pecah belah,” kata Emrus , di Jakarta, Jumat (29/10/2021).

Emrus mengatakan, Golkar sudah memutuskan untuk mengusung Airlangga pada Pemilu 2024. Sebab itu, NasDem tidak boleh mencampuri urusan Golkar terkait pengusulan Capres 2024.

Baca Juga  Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto Mengajak Seluruh Kader Untuk Semakin Kompak Dan Solid

“Golkar kan memutuskan Airlangga menjaid calon presiden. Kita harus sadar. NasDem kan papan menengah, Golkar papan atas kok di campuri,” kata dia.

Seharusnya, kata Emrus, NasDem bersikap dewasa dalam menjalankan komunikasi politik. Menurut Emrus, sebelum terjadi koalisi antara dua partai tidak perlu memberikan prasyarat apapun untuk menjalin koalisi.

Baca Juga  Emrus Sihombing: Jubir Kementerian Bukan Pesuruh Menteri

“Harusnya tidak mempersyaratkan atau membuat prasyarat dong. Ini suatu pandangan tidak produktif,” kata dia.

Emrus menyarankan kepada NasDem untuk bersikap dewasa jika memang membuka diri untuk berkoalisi dengan partai lain. “NasDem kan mengatakan akan koalisi dengan siapapun. Harusnya NasDem duduk bersama dan menunjukkan dong pilihannya, ini presiden kami, ini wapres kami,” kata dia. [ IDN ]

Share :

Baca Juga

Politik

Puan Maharani  Paling Mumpuni Capres RI 2024

Politik

Kader PDIP dan Ketua DPR Dinilai Paling Pas Mencalonkan  Presiden Indonesia 2024

Politik

Airin Sukses di Tangsel Layak Pimpin DKI Jakarta

Nasional

Big Data  Percakapan 110 Juta Orang di Medsos Dukung Penundaan Pemilu 2024.

Politik

Big Data Andalan Luhut Perpanjang Masa Jabatan Preiden Jokowi

Politik

PAN Gabung Koalisi Pemerintah, Pengamat: Dalam Politik Tak Ada Makan Siang Gratis

Politik

BEM UI Sebut Binsar Panjaitan Arogan?

Politik

Ganjar Diantara  Perseteruan Celeng VS Banteng

Contact Us