IDN Hari Ini, Indramayu– Bupati Indramayu, Lucky Hakim, bersama Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), meninjau langsung Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Rabu (7/5/2025).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan hunian bantuan bagi masyarakat terdampak banjir rob benar-benar memberikan manfaat dan dipelihara dengan baik.
Dalam kunjungannya, Bupati Lucky menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial atas bantuan sebanyak 93 unit rumah tipe 36/60 beserta program pemberdayaan yang diberikan kepada warga pesisir Eretan Kulon yang terdampak rob.
Ia menekankan bahwa bantuan tersebut merupakan respons atas bencana rob dan gelombang pasang yang terjadi setiap tahun dan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menurunnya kondisi sosial ekonomi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Kemensos RI berkomitmen untuk melakukan relokasi dan penataan kawasan melalui program Kampung Nelayan Sejahtera, sejalan dengan Permensos Nomor 1 Tahun 2013,” ujar Lucky.
Pemkab Indramayu, lanjut Lucky, telah menyediakan lahan seluas 1,6 hektare, dengan 1 hektare digunakan untuk pembangunan perumahan dan fasilitas pendukung. Sementara 600 meter persegi lainnya merupakan lahan pertanian berkelanjutan (LP2B) yang tidak dapat dialihfungsikan.
Selain lahan, Pemkab juga memberikan dukungan berupa penimbunan tanah, penyediaan air bersih, dan sambungan listrik. Bantuan juga mencakup program pemberdayaan masyarakat, seperti bantuan usaha yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kemampuan warga.
“Kami harap masyarakat yang menerima bantuan ini bisa lebih mandiri dan menata kembali kehidupan sosialnya,” ucap Lucky.
Sementara itu, Menteri Sosial Gus Ipul, yang didampingi Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan pembangunan Kampung Nelayan Sejahtera.
“Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap nelayan dan warga pesisir terdampak rob. Selain hunian layak, mereka juga mendapatkan pelatihan praktis untuk meningkatkan keterampilan dan ekonomi keluarga,” tutur Gus Ipul.
Ia menegaskan pentingnya pengawasan bersama terhadap proses pembangunan kampung nelayan agar berjalan tepat waktu dan sesuai harapan.
“Saya berpesan, rumah-rumah yang telah dibangun ini harus dijaga dan dipelihara dengan baik agar manfaatnya berkelanjutan,” pungkasnya.
Selain meninjau hunian baru, rombongan juga menyambangi lokasi pemukiman lama yang terdampak banjir rob sebagai bentuk evaluasi dan bahan perencanaan untuk penanganan lanjutan di kawasan pesisir Indramayu. (Saudi)










