IDN Hari Ini, Wonosobo- Akses jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Kaliwiro dan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, kini dalam kondisi memprihatinkan. Badan jalan tampak mulai retak dan tergerus di salah satu sisi, mengindikasikan potensi longsor yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Ironisnya, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Wonosobo belum menunjukkan langkah konkret untuk mengatasi ancaman tersebut. Penanganan yang dilakukan sebatas memasang garis polisi (police line) dan pagar bambu di sekitar titik rawan.
“Sudah lama retaknya. Kami lewat sini setiap hari, tapi cuma dibatasi garis polisi. Kalau longsor benar-benar terjadi, bisa makan korban,” keluh Yanto (40), warga Kalibawang, Minggu (13/4/2025).
Jalur ini merupakan akses penting bagi warga kedua kecamatan, termasuk untuk transportasi hasil pertanian, sekolah, dan aktivitas ekonomi lainnya. Ketika hujan deras turun, kekhawatiran warga meningkat karena tanah di sekitar jalan terlihat semakin labil.
“Yang kami harapkan itu perbaikan, bukan sekadar pembatas bambu. Ini jalur vital, bukan jalan kecil,” kata Siti Aisyah (35), warga Kaliwiro.
Sejumlah tokoh masyarakat setempat pun telah mengajukan laporan ke pihak berwenang, namun belum ada respons nyata. Masyarakat kini hanya bisa berharap agar bencana tidak terjadi sebelum ada penanganan serius.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pekerjaan Umum atau Pemkab Wonosobo terkait rencana perbaikan jalan tersebut. (Sugito)










