Pemkab Humbahas Perkuat Komitmen Keamanan Pangan Lewat Monev Germas Sapa 2026

IDN Hari Ini, Humbang Hasundutan- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan keamanan pangan bagi masyarakat melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gerakan Masyarakat Sadar Pangan Aman (Germas Sapa) Tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pertemuan Mal Pelayanan Publik (MPP) Doloksanggul, Kamis (30/7/2026).

Pemkab Humbahas diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Martogi Purba. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Martahan Panjaitan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jerry Silitonga, perwakilan Dinas Kesehatan P2KB, Dinas Kominfo, Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja, PMDP2A, Kantor Camat Doloksanggul, Kepala Desa Pakkat Luminer Silaban, Kepala UPT SMP Negeri 001 Doloksanggul Seventina Purba, serta para undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, SH, MH, yang dibacakan Martogi Purba, ditegaskan bahwa Program Germas Sapa merupakan langkah nyata untuk membudayakan pola hidup sehat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan pangan yang berkaitan erat dengan kesehatan lingkungan dan masyarakat.

Bupati menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang aman, sehat, dan terjangkau.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini diharapkan dapat diketahui capaian program, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta merumuskan solusi guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan Germas Sapa.

Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, mengingat Balai POM Toba telah memfasilitasi pelaksanaan program yang sangat penting dalam mendukung keamanan pangan di Humbang Hasundutan, demikian pesan Bupati.

Kepala Balai POM Toba, Sony Mughofir, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi akan dilaksanakan di Desa Pakkat, Pasar Doloksanggul, dan UPT SMP Negeri 001 Doloksanggul sebagai bagian dari pengawasan keamanan pangan yang terintegrasi dengan Program Germas Sapa.

Menurutnya, komitmen bersama antara pemerintah daerah, OPD, dan Balai POM Toba pada 05 Maret 2026 yang lalu telah menghasilkan berbagai kemajuan, terutama setelah pelatihan kader keamanan pangan, pengelola pasar, dan komunitas sekolah.

Ia menegaskan bahwa keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar mampu menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan paparan dari Dinas Kesehatan P2KB, Pemerintah Desa Pakkat, dan Balai POM Toba, kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam mewujudkan keamanan pangan di Kabupaten Humbang Hasundutan. (Manda)

Share :

Baca Juga

Humbang Hasundutan

Pemkab Humbahas Berangkatkan Kontingen Ikuti Seleksi POPNAS Tahun 2023

Infografis

Pengambilan Sumpah & Pelantikan 30 Dokter Baru Unpatti Dihadiri Sekda Maluku

Banten

Setiap Tahun Ajaran Gejolak PPDB, Tokoh Pemuda Kecamatan Priuk Minta SMA Negeri 15 Lebih Bijaksana

Metropolitan

LION AIR JT 206  Jakarta-Medan  Delay Ratusan Penumpang Terlantar

Daerah

Kunjungan Kerja Menko Marves Ke TSHS Terkait Pembangunanan Tahap 2 di Humbahas

Daerah

FARPKeN Pertanyakan Penjualan BBM Subsidi, SBM Diduga Lindungi Mafia Migas

Daerah

Dinas PUPR Laksanakan Rekonstruksi Jalan Rambatan Wetan–Pecuk di Kecamatan Sindang Indramayu

Daerah

Oloan Paniaran Nababan Bersama Sosial Gracia Community Jakarta Gelar Bakti Sosial