Home / Daerah / Hukum / Jateng / Metropolitan / Nasional / Ragam / Regional / Wonosobo

Kamis, 7 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Pemkab Wonosobo Gelar FGD Bersama Inklusi, Migrant Care, dan Yayasan Sari, Bahas Pemetaan Layanan Monitoring Pekerja Migran

IDN Hari Ini, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo bekerja sama dengan Inklusi, Migrant Care, dan Yayasan Sari menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait Pemetaan Layanan Monitoring bagi pekerja migran dan keluarganya, pada hari ini Kamis (07/08/2025)

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi penggunaan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam rangka meningkatkan perlindungan terhadap pekerja migran asal Wonosobo serta keluarganya yang ditinggalkan.

Dalam FGD tersebut, hadir sebagai narasumber perwakilan dari Bappeda bidang ekonomi, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Dinas Sosial (Dinsos), Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BPPKBP3A), Balai Latihan Kerja (BLK), serta Kantor Imigrasi.

Diskusi berlangsung konstruktif dan terbuka mengenai peran dan layanan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam sistem perlindungan pekerja migran.

Ketua Yayasan Sari, Tri Hananto, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan layanan monitoring yang telah dan sedang dilakukan oleh instansi terkait.

Hal ini penting agar program-program yang didanai dari APBD benar-benar tepat sasaran, menyentuh kebutuhan riil pekerja migran dan keluarganya.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap OPD yang mendapatkan alokasi anggaran untuk isu migrasi, memiliki kesamaan pandang dalam pelaksanaan program. Dengan FGD ini, kita bisa tahu layanan mana yang bisa bersinergi,” ujar Tri Hananto.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi data antar-lembaga untuk memastikan pemantauan keberadaan dan kondisi pekerja migran bisa dilakukan secara berkelanjutan, terutama dalam kondisi darurat atau saat terjadi persoalan hukum di luar negeri.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju sistem perlindungan pekerja migran yang lebih komprehensif dan terintegrasi di Kabupaten Wonosobo.

Ke depan, kolaborasi lintas sektor akan terus dikuatkan demi menciptakan kebijakan yang berpihak pada para pahlawan devisa dan keluarganya, pungkas Tri Hananto. (Sugito)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ramah Tamah Atas Berakhirnya Tugas Pjs. Wali Kota Gunungsitoli dan Pjs. Ketua TP. PKK Kota Gunungsitoli 

Daerah

Tim Gabungan Polresta Cirebon, Tertibkan Aksi Premanisme Bermodus Pungli terhadap Pedagang

Daerah

Bupati Humbang Hasundutan Tinjau Akses Jalan di Desa Sampetua dan Desa Batunagodang Siatas

Daerah

Pemkab Humbahas Gelar Olimpiade Matematika Gasing Tingkat Nasional

Daerah

Kunjungan Peserta Diklat Sesdilu Angkatan 74 Ke Samosir, Guna Mendalami Pengembangan Sektor Parawisata Dan Ekonomi Kreatif

Daerah

Bupati Humbang Hasundutan Bersama Kapolres, Laksanakan ‘Soft Opening’ Gedung SPPG Kemala Bayangkari 

Hukum

Gonjang – Ganjing PCR Luhut Dilaporkan, Siap Diaudit KPK

Daerah

Jalan Usaha Tani Desa Sinambela Diduga Proyeknya Asal Jadi