Home / Daerah / Hukum / Kriminal / Metropolitan / Nasional / Nias / Regional / Sumut

Rabu, 10 Desember 2025 - 21:05 WIB

Penyebaran Video Editan yang Mengubah Konteks aslinya Di Akun Facebook Milik Teori Buuloo, Resmi dilaporkan Darwis Zendrato di Polres Nias

IDN Hari Ini, Nias- Mantan Anggota DPRD Kabupaten Nias, Darwis Zendrato, resmi melaporkan akun Facebook bernama Teori Buulolo ke Polres Nias atas dugaan penyebaran video yang telah diedit dan dipotong sehingga menghilangkan konteks pernyataan aslinya. Laporan ini disampaikan pada Rabu, 10 Desember 2025, dan kini tengah ditangani Unit Reskrim Polres Nias.

Video yang disebarkan akun tersebut merupakan potongan dari rekaman pertemuan koordinasi antara Darwis Zendrato dan pihak Intelkam Polres Nias, yang saat itu juga dihadiri secara kebetulan oleh perwakilan Telkom Gunungsitoli.

Namun, potongan video yang diunggah di media sosial hanya menampilkan satu bagian kalimat yang berdiri sendiri tanpa konteks, sehingga memicu persepsi negatif terhadap Darwis.

Dalam penjelasannya, Darwis menegaskan bahwa pernyataan yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan isi pembicaraan sebenarnya.

“Video itu sudah jelas diedit dan dipenggal. Ada kalimat penting yang sengaja dihilangkan sehingga maknanya berubah total. Akibatnya publik menilai seolah saya menghina masyarakat Nias, padahal saya sendiri orang Nias dan mustahil saya melakukan itu,” ujar Darwis Zendrato.

Ia menilai penyebaran video editan tersebut tidak hanya merugikan nama baiknya tetapi juga berpotensi menimbulkan fitnah, provokasi, dan kesalahpahaman massal. Menurutnya, tindakan semacam ini harus menjadi perhatian serius karena maraknya penyebaran konten manipulatif di media sosial.

“Akhir-akhir ini banyak akun yang dengan mudah menyebarkan konten tanpa memeriksa faktanya. Ini bukan hanya merugikan saya, tetapi berbahaya bagi masyarakat,” tambahnya.

Aktivis Helpin Zebua, yang hadir dalam pertemuan tersebut sebagai Pimpinan Aksi Koordinasi, membenarkan bahwa video yang beredar telah dipotong dan tidak menggambarkan situasi sebenarnya.

“Saat itu kami berkoordinasi dengan Intelkam Polres Nias terkait rencana aksi di Telkom Gunungsitoli. Kebetulan pihak Telkom juga sedang bertemu dengan Wakapolres. Pertemuan itu akhirnya digabung dan direkam, namun video yang beredar jelas tidak utuh,” ungkap Helpin.

Ia memaparkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung di hadapan sejumlah pejabat Polres Nias, sehingga seharusnya tidak ada ruang untuk manipulasi narasi.

“Di sana ada Wakapolres, Kasat Intelkam, Kasat Binmas, Kasat Sabhara, Kabag Ops, dan personel lainnya. Video itu sudah diedit dan maknanya diputar. Ini merugikan nama baik Bang Darwis,” tegasnya.

Polres Nias telah menerima laporan dan menyatakan bahwa kasus tersebut akan ditangani sesuai prosedur. Penyidik dijadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap saksi lain, termasuk pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pemilik akun Facebook Teori Buulolo. (Tim)

Share :

Baca Juga

Daerah

Aspirasi Anggota DPRD PPP Wonosobo Ma’arif Tepati Janji, Jalan Dusun Pengempon Mulai Diaspal

Bandung

Pegi Setiawan Akhirnya Bebas dari Tahanan Polda Jawa Barat

Daerah

Pemkab Samosir Melalui Dinas Ketapang Mendukung Gerakan Tanam Cabai Serentak Pada 9 Kecamatan.

Daerah

Harga Bahan Pokok di Pasar Kaliwiro Tetap Stabil Menjelang Lebaran.

Cirebon

Cegah Kriminalitas Saat Ramadhan, Polsek Dukupuntang Polresta Cirebon Laksanakan Patroli Malam

Daerah

Perlu Perhatian Khusus, Bahaya Kabel PLN Mengancam Nyawa Masyarakat

Banten

KITA-PD Resmi Laporkan Penyerahan Aset PSU “Bodong” ke Kejari Tangerang, Diduga Untuk Akali Ganti Rugi Tol JKC

Daerah

DPRD Kabupaten Indramayu Sampaikan Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 RAPERDA