IDN Hari Ini, Wonosobo- Peresmian Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) oleh Yayasan Sosial Gerak Merdeka Mandiri di Desa Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, berlangsung tanpa kehadiran aparat dari Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Wonosobo. (29/05/2025)
Momen penting yang digelar pada awal pekan ini tersebut luput dari perhatian pihak kepolisian, meski SPPG memegang peranan vital dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat di Indonesia.
SPPG berfungsi sebagai dapur umum yang memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi ke berbagai wilayah. Program ini telah tersebar luas di 26 provinsi di Indonesia, dan Jawa Tengah menjadi provinsi dengan titik SPPG terbanyak, yakni mencapai 105 lokasi aktif.
Gedung SPPG yang baru diresmikan di Wadaslintang ini diharapkan dapat memperkuat distribusi makanan sehat dan bergizi bagi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan korban bencana.
Namun, ketidakhadiran aparat dalam acara peresmian memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat dan penggiat sosial.
“Ini bukan sekadar bangunan, tapi pusat pelayanan masyarakat yang berperan besar dalam pemenuhan kebutuhan gizi nasional. Kami sangat menyayangkan kurangnya perhatian dari pihak terkait, termasuk aparat,” ujar salah satu panitia peresmian.
Yayasan Gerak Merdeka Mandiri selaku penggagas dan pengelola kegiatan SPPG berharap ke depan akan ada dukungan lebih kuat, baik dari pemerintah daerah maupun aparat keamanan, untuk memastikan kelangsungan dan keberhasilan program ini.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Polres Wonosobo terkait ketidakhadiran dalam agenda peresmian tersebut. (Sugito)










