Home / Banten / Hukum / Infrastruktur / Metropolitan / Nasional / Regional / Tangerang Raya

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:52 WIB

Proyek Saluran Air Kotor di Tangsel Diduga Seperti Anggaran “Siluman”, Akibat Minim Pengawasan

IDN Hari Ini, Tangerang Selatan – Sebuah proyek infrastruktur yang dibiayai APBD Kota Tangerang Selatan kembali menuai sorotan tajam dari elemen masyarakat.

Kali ini menjadi sorotan adalah, proyek Belanja Modal Bangunan Pembawa Air Kotor yang berlokasi di Jalan Pahlawan Seribu, Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, diduga berjalan tanpa mengikuti prosedur yang ditetapkan .

Proyek yang dikelola oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang Selatan dengan nilai kontrak mencapai Rp.397.743.000 ini dinilai minim pengawasan dari pihak terkait, seperti pengawas makan gaji buta.

Berdasarkan papan informasi proyek, pelaksana kegiatan adalah CV. Tirta Kencana Putra, dengan PT. Raudhah Karya Mandiri.

Situasi tersebut memicu kritik pedas dari Ketua DPW LSM KITA-PD Provinsi Banten, Dedi Heryanto, yang menilai kualitas bangunan diragukan karena hanya dikerjakan tanpa arahan teknis dari tenaga ahli yang berkompeten

“Saya menilai proyek ini seperti proyek siluman. Tidak ada pengawasan berarti, dan pengerjaannya terkesan asal-asalan. Ini sangat merugikan keuangan negara dan rakyat,” ujar Dedi kepada wartawan .

Dedi menduga adanya indikasi pengondisian proyek sejak awal, mulai dari penunjukan langsung hingga dugaan mark-up anggaran .

Ia pun mendesak agar aparat penegak hukum, dalam hal ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, segera turun tangan untuk mengusut tuntas kasus ini .

“Jangan sampai anggaran ratusan juta rupiah ini menguap percuma tanpa hasil yang jelas. Kami minta Kejati Banten melakukan audit investigasi dan memeriksa para pejabat di Disperkimtan yang bertanggung jawab,” tegasnya

Sebelumnya, diketahui bahwa Disperkimtan Tangerang Selatan pernah bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan dalam pendampingan pengadaan tanah untuk menghindari penyimpangan bla bla bla.

Namun, dalam kasus ini justru menunjukkan adanya celah rawan dalam pengawasan proyek infrastruktur.

Publik berharap kasus ini tidak berhenti di tengah jalan dan ada tindakan tegas terhadap oknum yang terbukti bersalah.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Disperkimtan Kota Tangerang Selatan, Aries Kurniawan ST MT, belum dapat dimintai konfirmasi secara resmi . (T-Red)

Share :

Baca Juga

Metropolitan

Menko Manives LBP, Bersyukur pada Perayaan Lebaran Idulfitri

Daerah

Bupati Humbahas Meninjau Progres Pembangunan KDMP di Desa Hutasoit l

DKI

Sudaryono Resmi Dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Daerah

Workshop Identifikasi dan Pemetaan Lingkup Kerja Lembaga Pelayanan Perlindungan Anak

Daerah

Pemkab Humbahas Bersama Ketua TP PKK, Menyampaikan Belasungkawa Kepada Korban Bencana Alam di Hutagurgur Doloksanggul.

Banten

Tersandung Kasus Rekayasa, AKP Imron Dipromosikan Jadi Kapolsek Neglasari

Banten

Tapal Batas DKI Jakarta–Kota Tangerang Jadi Sorotan, Warga RW 04 Kelurahan Petir Harapkan Kepemimpinan yang Akomodatif

Cirebon

Polresta Cirebon Sita 65 Botol Miras Hasil Razia Pekat