Indramayu, Jawa Barat – Warga Desa Penyindangan Kulon, Kabupaten Indramayu, mengeluhkan kondisi akses jalan yang semakin rusak parah akibat lalu lintas truk pengangkut material untuk proyek pengeboran Pertamina. (03/02/2025)
Jalan lintas desa yang sebelumnya hanya dilalui kendaraan dengan kapasitas muatan sekitar 7 m³, kini harus menanggung beban jauh lebih besar dengan kehadiran dump truck bermuatan lebih dari 25 ton.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi jalan yang pecah-pecah, berlubang, bahkan mengalami kemiringan di beberapa titik. Kerusakan ini tidak hanya menyulitkan warga dalam beraktivitas, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan.
“Jalan ini saat ini tidak lagi dilewati dengan rasa nyaman, sekarang sudah banyak lubang. Setiap hari kami harus berhati-hati karena jalan berlubang dan bergelombang, kami mohon agar lintasan jalan tidak mengganggu warga, ujar Ahmad seorang warga dilokasi.
Ahmad berharap pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan Pertamina, segera mengambil langkah untuk memperbaiki jalan yang rusak serta mencari solusi agar truk dengan tonase besar tidak semakin memperparah kondisi jalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai keluhan warga ini. (Saudi)










