Home / Daerah / Ekonomi / Indramayu / Infografis / Jabar / Metropolitan / Nasional / Regional

Kamis, 8 Mei 2025 - 21:13 WIB

Sinergi Jabar Kendalikan Inflasi, Indramayu Perkuat Pemantauan Stok dan Pasar Murah

IDN Hari Ini, Indramayu– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.

Hal ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Dwimingguan ke-7 Pengendalian Inflasi Daerah se-Jawa Barat tahun 2025 yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (8/5/2025).

Rakor ini menjadi forum penting dalam menyamakan langkah antar pemerintah daerah se-Jawa Barat untuk memastikan kestabilan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam paparannya, Asisten Daerah Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Jawa Barat, Sumasna, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan I 2025 tercatat tumbuh sebesar 0,28% secara quarter-to-quarter, dan 4,98% secara year-on-year dibandingkan triwulan I 2024. Meski menunjukkan tren positif, pengendalian inflasi tetap menjadi perhatian utama.

“Inflasi Jawa Barat bulan April 2025 sebesar 1,01% (month-to-month) dan 1,67% (year-on-year). Angka ini masih dalam sasaran nasional, namun perlu diwaspadai karena adanya peningkatan pada kelompok pengeluaran seperti perumahan, air, listrik, bahan bakar rumah tangga, serta perawatan pribadi,” jelas Sumasna.

Komoditas penyumbang inflasi tertinggi antara lain emas perhiasan, kopi bubuk, minyak goreng, sigaret kretek mesin, dan cabai rawit.

Rakor juga diisi oleh sejumlah narasumber dari instansi strategis, seperti BPS Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia, Perum BULOG, BMKG, hingga dinas-dinas teknis terkait.

Mereka memaparkan strategi antisipatif dan kondisi terkini terkait iklim, harga pangan, serta distribusi logistik.

Dalam penutupnya, Plt. Kepala Biro Perekonomian Setda Jabar, Arie Kurnia, mengimbau Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengoptimalkan berbagai langkah konkret.

“Seluruh TPID Kabupaten/Kota diimbau untuk memantau ketersediaan bahan pokok secara intensif dan menggiatkan gerakan pasar murah. Koordinasi dengan BULOG juga penting dalam penyerapan gabah dan jagung di tingkat petani,” tegasnya.

Pemkab Indramayu merespons imbauan tersebut dengan terus memantau stok bahan pokok strategis, memperkuat distribusi logistik, dan mengintensifkan pelaksanaan pasar murah di berbagai kecamatan.

Langkah ini diharapkan mampu menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, terutama menjelang momen Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan musim panen.

Keikutsertaan aktif Indramayu dalam rakor ini mencerminkan sinergi kuat antara daerah dan provinsi dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Saudi)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Minimalisir tindak kejahatan, Polres Cirebon Kota gelar KRYD, patroli kewilayahan

Banten

Gubernur Banten Beri Kado Istimewa Pemutihan PKB Menyambut Idul Fitri 1446 H

Cirebon

Polresta Cirebon Gelar Ngopi Aspirasi Bersama Berbagai Unsur Masyarakat Sumber

Daerah

Musyawarah Desa Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih di Sijamapolang

Daerah

Bupati Toba Hadiri Pekan Inovasi Dan Investasi Sumatera Utara

Cirebon

Selama Mei 2024, Satresnarkoba Polresta Cirebon Ungkap 13 Kasus Sabu-Sabu dan OKT

Daerah

Musrenbang Di Kecamatan Lintongnihuta Dalam Rangka Penyusunan RKPD 2026

Daerah

Kejaksaan Negeri Humbang Hasundutan Beserta Jajarannya, Melaksanakan Buka Puasa Bersama Beberapa Anak Yatim Piatu