Home / Daerah / Hukum / Kriminal / Metropolitan / Nasional / Nias / Regional / Sumut / Uncategorized

Selasa, 17 Maret 2026 - 06:40 WIB

Tak Terima Laporan Dihentikan Sesuai SOP, Oknum LSM Mengamuk dan Intervensi Penyidik Sat Reskrim Polres Nias

IDN Hari Ini, Nias– Sebuah video amatir yang memperlihatkan aksi arogan seorang oknum anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) berinisial YLD, yang akrab disapa “Jenderal Bintang Penuh”, viral di media sosial Facebook. YLD diduga kuat melakukan intervensi hingga pengancaman terhadap penyidik Unit Reskrim Polres Nias pada Senin (16/03/2026).

Aksi ini dipicu ketidakpuasan YLD atas keputusan penyidik yang menghentikan penyelidikan laporan dugaan pencemaran nama baik yang ia ajukan. Berdasarkan hasil gelar perkara, penyidik menyatakan laporan tersebut tidak ditemukan unsur pidana.

Kasat Reskrim Polres Nias, AKP Sonifati Zalukhu, SH mengonfirmasi kejadian tersebut saat ditemui di ruang kerjanya. Ia menjelaskan bahwa YLD mendatangi kantor Sat Reskrim sekitar pukul 10.00 WIB dengan nada bicara emosi dan lantang.

“YLD mempertanyakan alasan penghentian laporannya. Walaupun penyidik sudah menjelaskan bahwa penghentian tersebut sesuai prosedur karena tidak ditemukan tindak pidana, yang bersangkutan tetap tidak terima.

Ia bahkan merekam video menggunakan handphone pribadinya dan masuk ke ruang pemeriksaan tanpa etika, sehingga mengganggu proses pemeriksaan perkara lain yang sedang berjalan,” ungkap AKP Sonifati.

Diketahui, laporan tersebut bermula pada 05 Oktober 2024 saat YLD membuat aduan pencemaran nama baik di SPKT Polres Nias.

Namun, setelah melalui rangkaian proses penyelidikan yang panjang dan objektif, penyidik menyimpulkan perkara tersebut tidak memenuhi syarat untuk naik ke tingkat penyidikan.

Menanggapi tindakan intimidasi dan upaya memviralkan narasi negatif oleh oknum tersebut, AKP Sonifati menegaskan bahwa pihaknya bekerja secara profesional berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan instruksi Kapolri.

“Saya selalu menekankan kepada anggota untuk memegang teguh sumpah Polri, Tribrata, dan Catur Prasetya. Kami profesional, tidak memihak, dan tidak menerima suap. Semua laporan masyarakat dilayani sepenuhnya sesuai aturan hukum yang berlaku, bukan berdasarkan tekanan atau intervensi pihak luar,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada pihak YLD terkait aksi protes dan dugaan intervensi yang dilakukannya di lingkungan Polres Nias.(SG)

Share :

Baca Juga

Cirebon

Polresta Cirebon Laksanakan Pengamanan dan Pengawalan Perjalanan Bhikku Thudong

Daerah

Wali Kota Gunungsitoli Serahkan 17 Unit Sepeda Motor Ke PUSLING Lingkup Pemko Gunungsitoli

Daerah

Warga Singaraja Semarakkan Nuansa Religius dan Gotong Royong, Tebar Ratusan Paket Sembako dan THR Anak Yatim

Cirebon

Jum’at Curhat Bersama Pengurus Bhayangkari, Kapolresta Cirebon Berikan Pesan Ini

Daerah

PKBM Satria Negara Gelar Buka Bersama PERTUNI Wonosobo, Dorong Perhatian Lebih bagi Tuna Netra

Cirebon

Hendak Melakukan Aksi Tawuran Konten, Belasan Remaja Berikut Sajam Diamankan Sat Samapta Polres Cirebon Kota

Daerah

Pemkab Indramayu dan Santri Perkuat Semangat Religius Demi Wujudkan Visi Indramayu REANG

Daerah

Bupati Dan Wakil Bupati Humbahas Bersama Forkopimda Menghadiri Rapat ParipurnaHari Jadi Kabupaten Humbahas Ke -20