Home / Daerah / Hukum / Infrastruktur / Metropolitan / Nasional / Ragam / Regional / Sumut

Jumat, 11 April 2025 - 17:01 WIB

Tepis Berita Tidak Seimbang, Pak Marwan Angkat Bicara: Pembangunan Jalan Teolo–Harefa Sesuai Kontrak

IDN Hari Ini, Nias – Menanggapi pemberitaan yang dinilai tidak seimbang dan viral di sejumlah media dan media sosial, terkait proyek pengaspalan jalan hotmix dari Teolo menuju Harefa, Kabupaten Nias Utara, pelaksana proyek, Pak Marwan, akhirnya angkat bicara untuk memberikan klarifikasi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Pak Marwan membantah keras tudingan miring yang menyebutkan adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan pembangunan jalan tersebut.

“Kami sebagai pelaksana sudah mengerjakan proyek ini sesuai aturan kontrak dan hasil verifikasi yang ada. Kami tidak pernah mengambil keuntungan di luar ketentuan kontrak. Kami tidak main-main dalam mengerjakan pembangunan yang bersumber dari anggaran pemerintah,” tegasnya.

Terkait penggunaan material, Pak Marwan menjelaskan bahwa semua bahan, baik material dasar maupun aspal, telah disesuaikan dengan perencanaan dalam kontrak kerja.

Ia juga menjelaskan, bahwa pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) hanya dilakukan di titik-titik yang memang dibutuhkan, sesuai kondisi tanah di lokasi tersebut.

“Tidak semua titik dibangun TPT karena tidak semuanya membutuhkan. Kami tidak semena-mena mengerjakan proyek ini, kami patuh pada kontrak dan perencanaan. Kami juga meminta masyarakat untuk memahami dan mendukung proses pembangunan ini,” tambahnya.

Terkait isu kerusakan jalan yang ramai diberitakan, Pak Marwan menegaskan bahwa hal tersebut lebih disebabkan oleh kondisi medan jalan yang labil.

“Kalau ada kerusakan, itu bukan karena pekerjaan kami tidak bagus, tapi karena kondisi tanahnya memang tidak stabil,” ujarnya.

Tim media yang turun langsung ke lapangan pun mengonfirmasi hal tersebut. Dari hasil peninjauan, kerusakan yang terjadi bukan disebabkan oleh kualitas material atau aspal, melainkan karena struktur tanah yang rapuh dan tidak mampu menahan beban kendaraan berat.

Di tempat terpisah, salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebutkan namanya juga memberikan keterangan. Ia menyatakan bahwa kondisi jalan di daerah tersebut memang sejak lama tidak kokoh.

“Dari dulu, jalan ini memang gampang rusak karena tanahnya tidak kuat. Sekalipun dibangun dengan baik, tetap cepat rusak apalagi kalau sering dilalui kendaraan bermuatan berat. Jadi, wajar saja kalau rusak,” ungkapnya singkat.

Hingga berita ini ditayangkan, tim media telah mengkonfirmasi langsung ke lokasi pembangunan dan kepada pihak terkait untuk mendapatkan informasi yang akurat dan berimbang.

Proyek pembangunan jalan Teolo–Harefa dinyatakan masih berjalan sesuai prosedur dan kontrak yang berlaku. (Tim-Red)

Share :

Baca Juga

Cirebon

DLH Cirebon Setiap Hari Tangani 200 Ton Sampah

DKI

Dandim 0503/JB Laksanakan Acara Pelepasan Purna Tugas dan Wisuda Purnawira Tahun 2024

Daerah

Dua Pelajar Indramayu Terpilih Jadi Paskibraka Jabar 2025, Wabup Syaefudin Beri Motivasi

Daerah

Indramayu Siapkan Ekosistem Smart City Terintegrasi, Diskominfo Ekspose Masterplan Kota Cerdas dan Arsitektur SPBE

Daerah

Bupati Humbahas Buka Konsultasi Publik RPJPD 2025-2045

Daerah

Bupati Humbahas Sambut Kunjungan Kerja Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Rio Firdianto

Daerah

Pelayaran Kapal Jatra II Rute Gunungsitoli-Sibolga, DPRD Serahkan Surat Persetujuan Perpanjangan ke ASDP

Banten

Anugerah PPID Pembantu Masuki Tahap Akhir Penilaian