Home / Ekonomi

Selasa, 2 November 2021 - 08:00 WIB

Turut Gerakkan Ekonomi, Ketua DPD RI Apresiasi Kehadiran Pasar Syariah di Probolinggo

JAKARTA, IDN Hari Ini – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyambut positif peluncuran Pasar Rakyat Syariah di Pasar Kronong, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur.

Menurut LaNyalla, pasar yang diluncurkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, merupakan terobosan untuk menggerakkan ekonomi.

Pasar Rakyat Syariah di Pasar Kronong, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur, diluncurkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Baca Juga  Minyak Goreng Curah Hilang dari Peredaran

“Selama pandemi ada penurunan omzet dari para pelaku usaha. Makanya segala cara untuk membangkitkan ekonomi harus kita dorong dan support. Kita harus bangkit mengatasi persoalan yang ada serta harus tumbuh dengan inovasi-inovasi,” kata LaNyalla, Senin (1/11/2021).

Pasar yang menjadi pilot project tersebut, diharapkan memiliki dampak positif bagi
perdagangan. Karena transaksinya menerapkan konsep syariah.

Baca Juga  UMKM Go Digital Naik 99% Selama Pandemi

“Saya kira pola itu akan berbuah positif, mengingat transaksi yang dilakukan juga berdasar ketentuan bermuamalah yang baik. Yakni mengutamakan kejujuran dari segi kualitas maupun kuantitas serta kebersihan barang,” tegasnya.

“Pasar syariah dapat menjadi alternatif masyarakat berbelanja serta dapat diyakini kehalalan dalam bertransaksi,” ucap Senator asal Jawa Timur itu.

Harapan lainnya, pasar berkonsep syariah juga mampu memicu pertumbuhan perekonomian melalui
peningkatan produksi UMKM seperti kerajinan tangan, batik, konveksi makanan dan minuman
dan produk lainnya.

Baca Juga  Luhut Klaim 8 Proyek Investasi Bombastis

“Di pasar-pasar syariah perlu disediakan gerai bagi UMKM lokal, sehingga pemasaran dan promosi tetap berjalan walaupun masih dalam masa pandemi,” katanya.

LaNyalla mengingatkan di masa sekarang sisi ekonomi dan sisi kesehatan harus mendapat perhatian seimbang. Namun tak boleh dikesampingkan adalah dalam implementasinya tetap memperhatikan protokol kesehatan.(AMaria)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Minyak Goreng Curah Hilang dari Peredaran

Bisnis

Kenaikan Tiket Candi Borobudur Ditunda

Bisnis

Harga Terbaru BBM Shell

Bisnis

Indonesia Produksi Sawit Terbesar Dunia, Harga Minyak Goreng Memlambung

Ekonomi

Ketua MPR tidak Bisa Inervensi Presiden Copot Srimulyani

Bisnis

Luhut Klaim 8 Proyek Investasi Bombastis

Ekonomi

Rogoh Kocek  Lebih Dalam Harga Petramax Naik Hari Ini

Bisnis

Pemkot Surabaya Larang Penggunaan Plastik

Contact Us