IDN Hari Ini, Nias – Seorang oknum yang diduga preman berkedok organisasi masyarakat (ormas) terekam kamera pengawas saat melakukan aksi intimidasi terhadap pemilik toko di salah satu koto di Kota Gunungsitoli.(26/03/2025)
Dalam rekaman CCTV, tampak pria berambut gondrong yang diduga sering mondar-mandir di lingkungan Polres Nias, bersama dua rekannya, memasuki toko korban sambil membawa selembar kertas berisi aturan-aturan tanpa identitas resmi.
Menurut keterangan pemilik toko yang enggan disebutkan namanya, kehadiran oknum tersebut menimbulkan ketakutan bagi dirinya, pelanggan, dan karyawan. “Mereka menginterogasi saya dengan beberapa pertanyaan, sehingga usaha saya terganggu dan pelanggan saya ketakutan,” ungkapnya.
Kejadian ini menjadi sorotan, mengingat pelaku disebut-sebut kerap beraktivitas di lingkungan Polres Nias, yang diduga membuatnya semakin percaya diri dalam melakukan aksinya.
Menanggapi maraknya aksi premanisme yang mengatasnamakan ormas, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri siap menindak tegas oknum ormas yang terlibat dalam aksi premanisme dan menghambat iklim investasi.
“Kami berkomitmen memastikan dunia usaha terbebas dari ancaman kelompok tertentu yang menyalahgunakan nama ormas demi kepentingan pribadi atau kelompok,” ujar Trunoyudo.
Namun, pertanyaan yang muncul di tengah masyarakat kini adalah: apakah Polres Nias siap bertindak tegas terhadap oknum preman berkedok ormas ini? Masyarakat saat ini menantikan langkah konkret aparat penegak hukum untuk memastikan keamanan dan kenyamanan dunia usaha di Gunungsitoli.










